• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Lebih Baik dari Pra-Pandemi, Rasio AL/DPK Perbankan Capai 23,08% per Juni 2026

oleh Sandy Romualdus
4 Agustus 2026 - 09:37
35
Dilihat
Lebih Baik dari Pra-Pandemi, Rasio AL/DPK Perbankan Capai 23,08% per Juni 2026
0
Bagikan
35
Dilihat

OJK pastikan likuiditas perbankan nasional aman. Rasio AL/NCD capai 101,92% dan AL/DPK 23,08% per Juni 2026, lebih baik dari pra-pandemi.

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi likuiditas industri perbankan nasional masih berada pada level yang sangat memadai. Bantal likuiditas perbankan tetap tebal meskipun peta persaingan penghimpunan dana di pasar keuangan makin ketat.

  • Baca juga: Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa indikator utama likuiditas perbankan saat ini berada jauh di atas ambang batas minimum (threshold) yang ditetapkan oleh regulator.

“Secara umum likuiditas perbankan itu memadai. Kalau melihat angka yang kami sampaikan, AL/NCD berada di level 101,92% dan AL/DPK sebesar 23%,” ujar Friderica dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8).

BERITA TERKAIT

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

Friderica menjelaskan, torehan rasio alat likuid perbankan tersebut bahkan berada dalam posisi yang lebih solid dibandingkan kondisi sebelum pandemi Covid-19. Sebagai perbandingan, pada Desember 2019, rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) berada di kisaran 97%, sedangkan rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat sebesar 20%.

  • Baca juga: Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Adapun threshold minimum yang ditetapkan OJK untuk rasio AL/NCD adalah sebesar 50%, sementara ambang batas minimum untuk AL/DPK ditetapkan sebesar 10%. Dengan capaian AL/NCD sebesar 101,92% dan AL/DPK sebesar 23,08% per Juni 2026, bank-bank di Indonesia memiliki kapasitas memadai untuk memenuhi kebutuhan likuiditasnya.

“Levelnya juga lebih baik dibandingkan sebelum pandemi, yakni Desember 2019. Ini masih jauh di dalam rentang threshold yang ada, jadi kami melihat likuiditas bank sangat memadai saat ini,” tegas Friderica.

Dari pilar penghimpunan dana, OJK mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,21% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 10.281,8 triliun pada Juni 2026. Pertumbuhan DPK disokong oleh kenaikan simpanan giro sebesar 9,95% yoy, tabungan tumbuh 8,25% yoy, serta deposito yang melonjak paling tinggi sebesar 12,16% yoy.

  • Baca juga: Semangat Menabung dari Tapal Batas Selatan Nusantara

Sementara itu, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan nasional berada di level 88,32%. Dengan pertumbuhan DPK yang solid serta rasio alat likuid yang berada di atas threshold, OJK menilai perbankan nasional memiliki ruang likuiditas yang lapang untuk menopang fungsi intermediasi dan mendorong ekspansi kredit ke sektor riil. ***

Tags: AL DPKAL NCDDPK perbankan 2026Friderica Widyasari DewiKinerja PerbankanKSSKLDR banklikuiditas perbankanojk
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Diuji Aturan ‘Take Rate’ 8% pada Semester II, Maybank Patok Target Harga GOTO di Rp 80

Selanjutnya

Daya Beli Terjaga, LPS Catat Simpanan Masyarakat Tumbuh di Seluruh Kelompok Nominal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 22:57

Sambut HUT Ke-81 RI, Bank Indonesia menghadirkan Kartu Kredit Indonesia dan perluasan MDR QRIS 0% guna mendorong kemandirian serta efisiensi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:30

OJK resmi mencabut izin usaha PT BPR Citra Bersada Abadi di Bekasi. Akibat permodalan negatif dan gagal penyehatan, LPS eksekusi...

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 17:06

OJK lantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengawasan BMKS. Langkah strategis cegah transfer pricing dan bentuk harga acuan komoditas dalam...

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 16:58

RDG Bank Indonesia tahan BI-Rate di level 5,75% per Agustus 2026. Suku bunga acuan dijaga guna perkuat stabilitas rupiah dan...

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

oleh Stella Gracia
18 Agustus 2026 - 15:57

OJK gelar LIKE IT 2026 di Jamnas XII Cibubur. Gandeng Kemendikdasmen & Pramuka, OJK dorong 7.500 anggota Pramuka makin cerdas...

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

Perkuat Inklusi dan Integritas Pasar, OJK Pacu Pembentukan Bursa Komoditas Strategis dan Pasar Karbon

oleh Stella Gracia
18 Agustus 2026 - 08:57

OJK perkuat sektor jasa keuangan di HUT ke-81 RI. Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi paparkan 3 amanah Presiden Prabowo:...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Daya Beli Terjaga, LPS Catat Simpanan Masyarakat Tumbuh di Seluruh Kelompok Nominal

Daya Beli Terjaga, LPS Catat Simpanan Masyarakat Tumbuh di Seluruh Kelompok Nominal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance