• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

DEN Wacanakan AI dan Danantara Pangkas Sebagian Peran Ekspor Bea Cukai

oleh Stella Gracia
26 Mei 2026 - 09:01
37
Dilihat
DEN Wacanakan AI dan Danantara Pangkas Sebagian Peran Ekspor Bea Cukai
0
Bagikan
37
Dilihat

Stabilitas.id — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melontarkan wacana radikal terkait tata kelola perdagangan internasional Indonesia. Mantan Menko Marves tersebut membuka opsi untuk memangkas peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan dalam proses birokrasi ekspor komoditas nasional.

Luhut menjelaskan, wacana perombakan ini muncul seiring dengan pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang membawahi BUMN ekspor baru bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).

  • Baca juga: Punya Aset Rp 1.036 Triliun, BPD Didorong Pakai Fondasi Digital AI Berbasis Kedaulatan Data

Menurut Luhut, sebagian besar fungsi pengawasan hulu-hilir dan pemungutan bea keluar yang selama ini menjadi wewenang Bea Cukai sangat berpotensi digantikan oleh sistem digital terintegrasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dikelola langsung oleh DSI.

BERITA TERKAIT

Punya Aset Rp 1.036 Triliun, BPD Didorong Pakai Fondasi Digital AI Berbasis Kedaulatan Data

Dilibatkan dalam Rapat KSSK, Menkeu Purbaya Tegaskan Danantara Tak Punya Hak Suara

Ikut Rapat Rutin Bulanan, Danantara Resmi Diikutsertakan dalam Pengambilan Keputusan KSSK

Terbitkan MTN Global US$ 5 Miliar, Moody’s Nilai Likuiditas Danantara Investment Management Solid

“Bea Cukai? Ya kita lihat saja nanti Pak (Wakil Menteri Keuangan) Anggito punya mainan. Kalau memang nanti tidak perlu, ya mengapa harus pakai Bea Cukai? Atau tugasnya dia tetap ada, tapi semuanya AI. Semua berbasis AI,” tegas Luhut kepada awak media usai menghadiri forum ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Luhut meluruskan bahwa kehadiran PT Danantara Sumber Daya Indonesia bukan berarti akan menghapus total seluruh sistem penegakan hukum kepabeanan yang ada saat ini. Pada tahap awal, korporasi di bawah kendali Danantara tersebut hanya akan memegang kendali penuh atas ekosistem ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) tertentu yang bernilai strategis.

Sementara itu, untuk sektor industri manufaktur, tekstil, dan komoditas non-SDA lainnya, mekanisme pemeriksaan dan pelayanan ekspor dipastikan masih akan tetap berjalan menggunakan sistem yang berlaku sekarang.

Kendati demikian, Luhut menegaskan bahwa agenda reformasi kelembagaan di tubuh Bea Cukai mutlak diperlukan agar instansi tersebut mampu beradaptasi dengan arsitektur digital baru. Penggunaan teknologi AI dinilai akan membuat seluruh proses penilaian volume dan jenis barang ekspor menjadi jauh lebih transparan, presisi, dan sulit dimanipulasi oleh oknum di lapangan.

  • Baca juga: Dilibatkan dalam Rapat KSSK, Menkeu Purbaya Tegaskan Danantara Tak Punya Hak Suara

“Saya pikir Bea Cukai ya perlu ada reformasi, kenapa tidak? Kalau memang nanti berjalan dengan badan ekspor ini. Saya sekali lagi sangat percaya dengan sistem. Jadi sistem digitalisasi berbasis AI ini saya sangat pro, karena sistem itu tidak bisa dibohongi,” urai Ketua DEN tersebut.

Risiko Interaksi Man-to-Man 

Poin krusial yang disoroti oleh Luhut adalah tingginya risiko moral (moral hazard) dan penyimpangan dalam pola pelayanan kepabeanan konvensional yang masih mengandalkan pertemuan tatap muka secara langsung antara petugas dan pelaku usaha.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh untuk membangun ekosistem perdagangan digital yang meminimalkan kontak fisik (zero physical contact). Luhut menilai, semakin kecil ruang interaksi personal, maka peluang praktik kongkalikong yang merugikan keuangan negara akan ikut terkikis secara otomatis.

“Intinya kita mengurangi pertemuan orang ke orang (man-to-man interaction). Sebab kalau masih mengandalkan pertemuan orang ke orang, mau pakai pakta integritas pun hampir tidak ada yang benar, pasti ada saja masalahnya. Jadi dengan ekosistem digital otomatis yang kita bangun ini, kita akan mengurangi potensi penyelewengan itu dan secara linear meningkatkan penerimaan negara,” pungkas Luhut. ***

  • Baca juga: Ikut Rapat Rutin Bulanan, Danantara Resmi Diikutsertakan dalam Pengambilan Keputusan KSSK

Peta Rencana Peralihan Sistem Ekspor Nasional (Wacana DEN 2026)

Variabel Tata Kelola Mekanisme Konvensional (Bea Cukai) Proyeksi Arsitektur Baru (Danantara / DSI) Target Output & Efisiensi Sistem
Otoritas Pemungutan Pemeriksaan fisik & administrasi manual Automasi Sistem Integrasi Berbasis AI Mempercepat dwelling time ekspor
Ruang Lingkup Komoditas Seluruh komoditas ekspor nasional Fokus pada Sumber Daya Alam (SDA) Tertentu Proteksi komoditas strategis hulu-hilir
Pola Interaksi Pelayanan Pertemuan langsung petugas & eksportir Zero Physical Contact (Sistem Digital) Menutup celah pungli & korupsi sistemik
Metode Validasi Data Dokumen fisik & self-assessment rawan manipulasi Pelacakan data otomatis via AI & Big Data Pengawasan presisi, data tidak bisa dibohongi
Dampak Finansial Potensi kebocoran di pos bea keluar Optimalisasi Penerimaan Negara Mengamankan arus kas devisa hasil ekspor

Tags: AI PerbankanBea CukaiBPI DanantaraDENDewan Ekonomi NasionalDSIEkspor KomoditasKecerdasan BuatanLuhut Binsar PandjaitanPenerimaan NegaraPT Danantara Sumber Daya IndonesiaReformasi Birokrasi
 
 
 
 
 
Sebelumnya

BEI Siapkan Strategi Dorong Saham Potensial Masuk Lagi ke Indeks MSCI dan FTSE

Selanjutnya

Perpres 26/2026 Terbit, Pertamina Boleh Impor Langsung 150 Juta Barel Minyak Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 07:22

Semen Gresik raih Top Brand Award 2026 kategori semen. Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni sebut raihan ini bukti kepercayaan publik...

Mereka Butuh Pengakuan, Bukan Financial

Pegang Teguh Stability over Growth, BI Fokus Amankan Target Inflasi dan Stabilitas Moneter

oleh Sandy Romualdus
19 Agustus 2026 - 15:52

BI tahan BI Rate di 5,75% pasca RDG. Ekonom Senior Ryan Kiryanto sebut kebijakan 'higher for longer' tepat jaga rupiah...

Dunia Masih Tertekan, BI Ungkap 3 Tantangan Besar yang Menghadang Ekonomi RI

Serapan Kenaikan Bunga Juni Belum Optimal, Motto Stability Over Growth Masih Relevan Bagi BI

oleh Sandy Romualdus
19 Agustus 2026 - 05:11

Jelang RDG BI, Ekonom Senior yang juga Associate Faculty LPPI Ryan Kiryanto prediksi BI Rate bertahan di 5,75%. Prinsip stability...

BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat

BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat

oleh Sandy Romualdus
16 Agustus 2026 - 10:52

BNI menghadirkan booth Danantara Housing Expo 2026 di Grha BNI, Jakarta, untuk memperkenalkan program serta solusi pembiayaan perumahan kepada karyawan...

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Terdampak dan Sinyal Tiga Operator Terganggu

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 200 BTS Terdampak dan Sinyal Tiga Operator Terganggu

oleh Sandy Romualdus
15 Agustus 2026 - 16:42

Komdigi pantau pemulihan 200 BTS seluler terdampak gempa M 7,7 di NTT. Layanan Telkomsel, XLsmart, dan Indosat terganggu di 10...

Lanjutan Sukses ORI030, Sukuk Ritel SR025 Ditargetkan Garap Potensi Reinvestasi Investor

Lanjutan Sukses ORI030, Sukuk Ritel SR025 Ditargetkan Garap Potensi Reinvestasi Investor

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2026 - 09:27

Kementerian Keuangan rilis Sukuk Ritel SR025 pada 21 Agustus–16 September 2026. Indef sebut prospek SR025 kuat usai rekor penjualan ORI030...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Pertamina: Tanda Tanya Pada Komandan Baru

Perpres 26/2026 Terbit, Pertamina Boleh Impor Langsung 150 Juta Barel Minyak Rusia

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance