• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Kemenperin Pekanbaru Pacu Hilirisasi Industri

by Stella Gracia
2 Juli 2019 - 00:00
5
VIEWS
Kemenperin Pekanbaru Pacu Hilirisasi Industri
0
SHARES
5
VIEWS

PEKANBARU, Stabilitas– Kementerian Perindustrian fokus untuk terus memacu kebijakan hilirisasi industri karena diyakini dapat meningkatkan nilai tambah bahan baku di dalam negeri. Seiring langkah strategis tersebut, juga dilakukan penerapan standardisasi produk industri agar mampu kompetitif di pasar domestik hingga ekspor.

“Potensi sumber daya alam (SDA) di Indonesia masih sangat tinggi dan bervariasi, sehingga menjadi peluang untuk dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai produk industri yang bernilai tambah melalui pengembangan dan diversifikasi produk industri,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar pada acara Peresmian Kantor dan Laboratorium Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri (BPPSI) di Pekanbaru, Riau, Senin (1/7/2019).

  • Baca juga: Halal Indo 2026 Raup Transaksi Ratusan Miliar, Kemenperin Desak Realisasi Bisnis Nyata

Menurut Sekjen Kemenperin, pihaknya bertekad mendorong pengembangan industri pengolahan, salah satunya potensi yang ada di provinsi Riau. Upaya ini dijalankan dengan memperkuat peran kelembagaan BPPSI Pekanbaru.

BERITA TERKAIT

Halal Indo 2026 Raup Transaksi Ratusan Miliar, Kemenperin Desak Realisasi Bisnis Nyata

Akselerasi Industri 4.0, Kemenperin Resmikan Ekosistem Solusi Teknologi SFI

Kemenperin Dorong Industri Obat Bahan Alam, Ekspor Hingga USD 639 Juta

Kemenperin Dorong Percepatan Tim P3DN

“Peran BPPSI Pekanbaru sebagai unit pelaksana teknis atau perpanjangan tangan Kemenperin perlu terus ditingkatkan, salah satunya dengan peningkatan sarana dan prasarana perkantoran yang lebih representatif dan laboratorium pengujian yang memenuhi,” paparnya.

Haris menjelaskan, seiring bertambahnya dan berkembangnya industri di provinsi Riau, peran standardisasi akan semakin vital untuk pemenuhan standar dan peningkatan daya saing industri itu sendiri. Di samping itu, dengan potensi SDA, terutama hasil perkebunan dan pertanian yang berlimpah di Riau, potensi untuk pengembangan produk industri melalui hilirisasi dan diversifikasi produk akan semakin diperlukan.

Pada acara peresmian kantor dan laboratorium BPPSI Pekanbaru ini, yang dihadiri stakeholders industri mulai dari pemerintah, pelaku industri, sampai dunia akademik, Haris menyampaikan harapan Kemenperin untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan para pihak terkait tersebut. “Ini sebagai upaya mendorong pengembangan produk industri di Riau, terutama yang berbasis SDA,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn). H. Edy Natar Nasution menuturkan, pihaknya berharap BPPSI Pekanbaru dapat berkontribusi dalam pengembangan industri di provinsi Riau. Apalagi, sektor industri merupakan kontributor terbesar kedua (24,52 persen) setelah pertambangan dan penggalian (27,82 persen) dalam struktur PDRB provinsi Riau.

“Hal tersebut cukup menggambarkan betapa pentingnya pengembangan industri ke depan dalam mendorong peningkatan perekonomian provinsi Riau,” ungkap Edy. Menurutnya, mayoritas industri di provinsi Riau merupakan sektor industri kecil dan menengah (IKM) yang memerlukan peran pemerintah pusat dalam memacu pengembangannya.

“Terdapat beberapa komoditas SDA berbasis agro yang dapat dikembangkan oleh IKM, di samping kelapa sawit yang selama ini menjadi andalan provinsi Riau. Pengembangan produk berbasis SDA lokal lainnya yang masih potensial, antara lain kelapa, nanas, kopi, keladi, sampai dengan produk perikanan atau hasil laut,” sebut Edy.

  • Baca juga: Akselerasi Industri 4.0, Kemenperin Resmikan Ekosistem Solusi Teknologi SFI

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara menyampaikan, salah satu tujuan pendirian BPPSI Pekanbaru adalah mendorong terjadinya diversifikasi produk yang berbasis sumber daya alam lokal, terutama di provinsi Riau.

“Pengembangan teknologi dan inovasi menjadi salah satu faktor kunci dalam upaya pengembangan produk industri. Kemampuan sumber daya manusia di BPPSI Pekanbaru, terutama perekayasa, akan terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan dalam litbangyasa industri, khususnya untuk mendorong terjadinya diversifikasi dan peningkatan nilai tambah,” paparnya.

Misalnya kelapa sawit, komoditas ekspor utama bagi Provinsi Riau. Luas area perkebunan kelapa sawit di Riau sebesar 2,8 juta hektare atau 19,8 persen dari total perkebunan sawit di Indonesia. Potensi lahan ini, menghasilkan produksi CPO sebanyak 9 juta ton per tahun atau 24 persen dari total volume ekspor nasional.

“Dari peluang yang masih sangat terbuka tersebut, semakin menunjukkan peranannya dalam perekonomian nasional dengan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi produk turunan kelapa sawit,” tuturnya.

Saat ini, ada tiga jalur hilirisasi industri CPO yang potensial untuk terus dikembangkan. Pertama, hilirisasi oleopangan (oleofood complex), yang menghasilkan produk antara oleopangan (intermediate oleofood) dan produk jadi oleopangan (oleofood product) seperti minyak goreng sawit, margarin, vitamin A, vitamin E, shortening, ice cream, creamer, cocoa butter atau specialty-fat.

Kedua, hilirisasi oleokimia (oleochemical complex), menghasilkan produk-produk antara oleokimia, oleokimia dasar dan produk jadi seperti produk biosurfaktan (produk detergen, sabun, dan shampoo), biolubrikan (biopelumas) dan biomaterial (contohnya bioplastik). Dan yang terakhir, hilirisasi biofuel (biofuel complex), menghasilkan produk-produk antara biofuel sampai pada produk jadi biofuel seperti biodiesel, biogas, biopremium, bioavtur dan lain-lain.

Di samping itu, BPPSI berperan memberikan pelayanan jasa teknis kepada pelaku industri dalam kaitannya dengan penilaian kesesuaian atau penerapan standardisasi industri. “Dengan adanya pelayanan pengujian, kalibrasi, inspeksi, dan konsultansi di BPPSI Pekanbaru, diharapkan akan cukup membantu industri di provinsi Riau dalam penerapan standardisasi industri,” tambahnya.

  • Baca juga: Kemenperin Dorong Industri Obat Bahan Alam, Ekspor Hingga USD 639 Juta

Lebih dari itu, balai ke-24 di bawah BPPI itu juga berperan memberikan dampak positif lainnya, terutama melalui kolaborasi dan kerja sama dengan stakeholder terkait. “Kami memandang perlu menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi di provinsi Riau dalam aspek litbangyasa dan penerapan teknologi dan inovasi,” tegas Ngakan.

Menurutnya, kolaborasi semua pihak terkait akan menjadi kunci untuk pengembangan industri dan SDM industri ke depan, terutama dalam mengantisipasi era industri 4.0. “Kemenperin sebagai inisiator roadmap Making Indonesia 4.0, akan terus mengupayakan kolaborasi dengan seluruh pihak terkait sehingga roadmap tersebut akan terimplementasikan dengan baik,” tandasnya.

Tags: #Kemenperin
 
 
 
 
 
Previous Post

3 Dewan Komisaris Sriwijaya Air Mundur

Next Post

Krakatau Steel Jalankan Restrukturisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sejarah Uang

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 14:20

INDEF menyoroti fenomena makan tabungan akibat inflasi pangan di atas 5 persen yang membuat rata-rata saldo tabungan di bawah Rp100...

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

JLL Ungkap Pasar Properti Indonesia Masuki Era Desentralisasi dan Aset Digital

Gandeng Danantara dan BNSP, Kemnaker Perkuat Ekosistem Sertifikasi Tenaga Kerja BUMN

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Danamon Luncurkan Aplikasi D-BisMart

Danamon Luncurkan Aplikasi D-BisMart

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance