JAKARTA, Stabilitas — Memasuki era transformasi digital menuju Industri 4.0, bank milik negara yang terhimpun dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berkolaborasi mengembangkan teknologi cloud.
Ditemui dalam acara peluncuran cloud, Ketua Task Force Cloud Himbara sekaligus Direktur BTN Andi Nirwoto mengatakan, penggunaan internet di Tanah Air semakin meningkat, termasuk untuk industri maupun layanan transaksi keuangan.
“Menghadapi perkembangan ini, Himbara bersinergi dalam dalam melakukan transformasi digital dengan salah satu yang utama adalah mengoptimalkan cloud computing untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat serta mengembangkan bisnis,” kata Andi Nirwoto.
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengemukakan bahwa, menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat, dan demi mendukung transformasi digital menuju Industri 4.0, Bank Mandiri menghadirkan teknologi Cloud Computing bernama Mandiri Cloud.
“Cloud computing merupakan pondasi dari beberapa teknologi yang menjadi pemantik dalam revolusi industri 4.0, seperti Artificial Intelegence, Block Chain, dan Data Science. Mandiri Cloud yang diterapkan oleh Bank Mandiri didukung oleh sistem yang aman, cepat, dan fleksibel,” ujar Rico.
Teknologi dalam Mandiri Cloud, lanjut Rico, dikembangkan menjadi hybrid cloud sehingga dapat bersinergi dengan Himbara untuk eksplorasi dan penggunaan bersama.
“Jadi Cloud ini semacam federated cloud. Kapasitasnya bisa dipakai bersama jadi semua punya. Misalnya kalau Bank Mandiri kelebihan kapasitas, bisa meminjam dari bank lain dalam Himpara yang punya cloud juga,”kata Rico.
Saat ditanyai mengenai efisiensi teknologi cloud ini, Rico menjelaskan terdapat dua efisiensi yakni dari segi biaya dan segi time to market.
“Dari sisi biaya, pengeluaran biaya jadi selaras dengan penggunaan cloud yang kita lakukan. Bank beli 100 tapi yang terpakai hanya 50 persen, sekarang kelebihannya bisa dipinjamkan ke bank lain,”ungkap Rico.
Direktur Teknologi Informasi PT Bank Negara Indonesia Tbk., (BNI) Dadang Setiabudi, mengatakan kondisi teknologi yang sangat dinamis menuntut industri, termasuk dunia perbankan untuk terus melakukan inovasi berbasis teknologi untuk memenuhi kebutuhan layanan yang sangat dinamis.
“Salah satu teknologi yang dapat menjawab tantangan bisnis di industri 4.0 adalah cloud computing. MoU sinergi cloud antar bank-bank milik Negara ini merupakan langkah penting bagi dunia perbankan nasional untuk memasuki industri 4.0 dan memenuhi kebutuhan infrastructure IT bank himbara dengan murah, mudah, dan cepat,” ungkap Dadang.

















