BERITA TERKAIT
JAKARTA-PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) tengah membidik perolehan pendapatan minimal Rp2,86 triliun di tahun 2018 ini. Hal ini merujuk pada target pertumbuhan pendapatan yang telah ditetapkan oleh manajemen sedikitnya 10 persen dibandingkan realisasi pendapatan pada tahun 2017 lalu yang tercatat sebesar Rp2,6 triliun. Guna mendukung target tersebut, perusahaan pun telah menganggarkan dana belanja modal (capex) sebesar Rp400 miliar demi membiayai ekspansi di sepanjang tahun 2018 ini. Salah satunya adalah untuk membiayai peremajaan alat agar agar tetap sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. “Selain peremajaan alat kami juga gunakan (capex) untuk memperkuat IT seiring dengan makin bertumbuhnya jumlah pelanggan,” ujar Direktur Utama MSKY, Hari Susanto, di sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Selasa (26/6).
Terkait pertumbuhan jumlah pelanggan sendiri, menurut Hari, pihaknya mencoba memperluas cakupan bisnis perusahaan ke seluruh wilayah Indonesia menggunakan satelit yang dianggap sangat fleksibel dan lebih bisa menjangkau di berbagai kondisi wilayah. Dengan adanya pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut, Hari pun merasa optimistis target pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen yang telah dicanangkan di awal tahun dapat benar-benar direalisasikan. Terkait agenda RUPST sendiri, MSKY pada kesempatan kali ini memutuskan menerima pengunduran diri Parjan Rustam Lo dari posisinya sebagai Direktur Perseroan. Hari menegaskan bahwa dengan pengunduran diri tersebut posisi direksi tidak kosong, melainkan masih sedang dicarikan penggantinya. Untuk sementara waktu, peran direksi yang masih lowong tersebut akan dibantu dari induk usaha untuk handling tugas-tugas yang ditinggalkan.
















