• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Dampak Krisis Global, Inflasi Indonesia Dipengaruhi Hortikultura dan Ikan Segar

Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan iklim yang luar biasa

oleh Stella Gracia
4 Agustus 2022 - 19:12
28
Dilihat
Dampak Krisis Global, Inflasi Indonesia Dipengaruhi Hortikultura dan Ikan Segar
0
Bagikan
28
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Inflasi Indonesia diperkirakan akan tinggi hingga akhir tahun didorong oleh krisis pangan global, terutama sektor hortikultura dan ikan segar. Krisis ini terjadi karena adanya perubahan iklim yang terjadi secara besar-besaran.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad dalam Virsem LPPI pada Kamis (4/8/22).

  • Baca juga: Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

“Kalau kita amati di daerah-daerah itu banyak terjadi hujan yang seharusnya di semester II-2022 ini sudah mulai kering dan masih terjadi (hujan). Saat ini terjadi deflasi minyak goreng, bawang putih, telur ayam dan aneka sayuran,” ungkap Tauhid.

BERITA TERKAIT

Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Tahan Suku Bunga Acuan BI Rate di Level 5,75%

Ditinjau IMF hingga World Bank, Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Tetap Aman di Level 5%

S&P Afirmasi Rating Indonesia BBB, Menkeu Purbaya: Arah Kebijakan Kita Kredibel

Menurutnya, penyebab inflasi yang semakin tinggi dikarenakan persoalan kebijakan yang diputuskan pemerintah yaitu pelarangan ekspor CPO.

“Itu memang pada awalnya justru menjadi inflasi yang semakin tinggi,” jelasnya.

Meskipun begitu, saat ini sudah semakin menurun ketika larangan ekspor sudah dicabut dan adanya kebijakan DMO dan DPO.

“Problemnya adalah pada inflasi pada harga bergejolak ini tidak akan sederhana mungkin kita atasi dalam jangka pendek karena problemnya adalah problem iklim,” ungkapnya.

  • Baca juga: Jaga Stabilitas Rupiah, BI Tahan Suku Bunga Acuan BI Rate di Level 5,75%

Perkiraan sampai akhir tahun 2022 curah hujan lebih tinggi dari biasanya, tetapi disaat yang bersamaan juga akan terjadi suhu rata-rata bulanan meningkat sampai akhir tahun.

“Terjadi anomali iklim artinya ini memberikan konsekuensi harga bergejolak terutama oleh produk-produk altikultur seperti cabai merah, bawang merah, ikan segar, dan sebagainya. Ini akan menjadi problem akan terus menghantui kita,” lanjutnya.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Wahyu Agung Nugroho mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Juli 2022 mengalami inflasi 0,64 persen (mtm).

Angka ini meningkat dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya yang tercatat 0,61 persen.

“Kenaikan inflasi tersebut terutama bersumber dari inflasi kelompok administered prices di tengah inflasi inti yang terjaga lebih rendah dan kelompok volatile food yang mulai menurun,” ungkapnya dalam webinar, pada Kamis (4/8/22).

Inflasi IHK secara tahunan sebesar 4,94 persen lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Akan tetapi dibandingkan dengan negara peers seperti Thailand yang inflasi sebesar 7,7 persen, Filipina 6,1 persen, India 7 persen, justru inflasi di Indonesia masih relatif moderat.

  • Baca juga: Ditinjau IMF hingga World Bank, Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Tetap Aman di Level 5%

Di sisi lain untuk inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,86 persen yang didukung oleh konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga ekspektasi inflasi.

“Inflasi IHK pada 2022 diperkirakan lebih tinggi dari batas atas sasaran dan akan kembali ke dalam sasaran 3 persen plus minus satu persen pada tahun 2023,” tutupnya.***

Tags: #Ekonomi Indonesia#Pertumbuhan Ekonomiharga panganindefInflasiJakartaPerikanan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Didukung BRI, Usaha Dawet Kemayu Bangkit Dari Keterpurukan

Selanjutnya

BI Ungkap Modal Asing USD2,1 Miliar Keluar dari Pasar Keuangan RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Apresiasi Nasabah Milenial, BNI Syariah Gelar Customer Online Gathering

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

oleh Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

oleh Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

Bank Neo Commerce

OJK Cabut Izin Mitra Pemasaran Efek Bank Neo Commerce (BBYB), Ini Alasannya

oleh Sandy Romualdus
27 Maret 2026 - 15:53

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar kepada PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Mei 2022, BI Ungkap Utang Luar Negeri Indonesia Menurun

BI Ungkap Modal Asing USD2,1 Miliar Keluar dari Pasar Keuangan RI

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance