• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Dampak Krisis Global, Inflasi Indonesia Dipengaruhi Hortikultura dan Ikan Segar

Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan iklim yang luar biasa

by Stella Gracia
4 Agustus 2022 - 19:12
30
VIEWS
Dampak Krisis Global, Inflasi Indonesia Dipengaruhi Hortikultura dan Ikan Segar
0
SHARES
30
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Inflasi Indonesia diperkirakan akan tinggi hingga akhir tahun didorong oleh krisis pangan global, terutama sektor hortikultura dan ikan segar. Krisis ini terjadi karena adanya perubahan iklim yang terjadi secara besar-besaran.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad dalam Virsem LPPI pada Kamis (4/8/22).

  • Baca juga: Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

“Kalau kita amati di daerah-daerah itu banyak terjadi hujan yang seharusnya di semester II-2022 ini sudah mulai kering dan masih terjadi (hujan). Saat ini terjadi deflasi minyak goreng, bawang putih, telur ayam dan aneka sayuran,” ungkap Tauhid.

BERITA TERKAIT

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

BI-Rate Tetap 5,75%: Akrobat Rem Moneter dan Gas Likuiditas Rp461 Triliun di Era Destry Damayanti

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

Menurutnya, penyebab inflasi yang semakin tinggi dikarenakan persoalan kebijakan yang diputuskan pemerintah yaitu pelarangan ekspor CPO.

“Itu memang pada awalnya justru menjadi inflasi yang semakin tinggi,” jelasnya.

Meskipun begitu, saat ini sudah semakin menurun ketika larangan ekspor sudah dicabut dan adanya kebijakan DMO dan DPO.

“Problemnya adalah pada inflasi pada harga bergejolak ini tidak akan sederhana mungkin kita atasi dalam jangka pendek karena problemnya adalah problem iklim,” ungkapnya.

  • Baca juga: BI-Rate Tetap 5,75%: Akrobat Rem Moneter dan Gas Likuiditas Rp461 Triliun di Era Destry Damayanti

Perkiraan sampai akhir tahun 2022 curah hujan lebih tinggi dari biasanya, tetapi disaat yang bersamaan juga akan terjadi suhu rata-rata bulanan meningkat sampai akhir tahun.

“Terjadi anomali iklim artinya ini memberikan konsekuensi harga bergejolak terutama oleh produk-produk altikultur seperti cabai merah, bawang merah, ikan segar, dan sebagainya. Ini akan menjadi problem akan terus menghantui kita,” lanjutnya.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Wahyu Agung Nugroho mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Juli 2022 mengalami inflasi 0,64 persen (mtm).

Angka ini meningkat dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya yang tercatat 0,61 persen.

“Kenaikan inflasi tersebut terutama bersumber dari inflasi kelompok administered prices di tengah inflasi inti yang terjaga lebih rendah dan kelompok volatile food yang mulai menurun,” ungkapnya dalam webinar, pada Kamis (4/8/22).

Inflasi IHK secara tahunan sebesar 4,94 persen lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Akan tetapi dibandingkan dengan negara peers seperti Thailand yang inflasi sebesar 7,7 persen, Filipina 6,1 persen, India 7 persen, justru inflasi di Indonesia masih relatif moderat.

  • Baca juga: Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Di sisi lain untuk inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,86 persen yang didukung oleh konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga ekspektasi inflasi.

“Inflasi IHK pada 2022 diperkirakan lebih tinggi dari batas atas sasaran dan akan kembali ke dalam sasaran 3 persen plus minus satu persen pada tahun 2023,” tutupnya.***

Tags: #Ekonomi Indonesia#Pertumbuhan Ekonomiharga panganindefInflasiJakartaPerikanan
 
 
 
 
 
Previous Post

Didukung BRI, Usaha Dawet Kemayu Bangkit Dari Keterpurukan

Next Post

BI Ungkap Modal Asing USD2,1 Miliar Keluar dari Pasar Keuangan RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dukung Pertumbuhan Korporasi, CIMB Niaga Rilis OCTOBIZ di Business Summit 2026

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:45

CIMB Niaga menggelar Business Summit 2026 dan meluncurkan platform digital OCTOBIZ untuk mempermudah transaksi bisnis dan likuiditas korporasi. Stabilitas.id -...

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Danantara Inisiasi DTIIF 2026, Tarik Modal Global dan Pacu Transformasi 6 Sektor Industri

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik, BRI Pacu Transformasi BRIVolution Reignite

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

Dukung Pertumbuhan Korporasi, CIMB Niaga Rilis OCTOBIZ di Business Summit 2026

Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Mei 2022, BI Ungkap Utang Luar Negeri Indonesia Menurun

BI Ungkap Modal Asing USD2,1 Miliar Keluar dari Pasar Keuangan RI

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance