• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Dorong Efisiensi Transaksi Digital, BI Perluas Penetrasi KKI dan QRIS MDR 0%

by Sandy Romualdus
31 Agustus 2026 - 10:53
24
VIEWS
Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI
0
SHARES
24
VIEWS

Bank Indonesia Purwokerto menegaskan Kartu Kredit Indonesia (KKI) hadir sebagai alternatif fasilitas penundaan pembayaran untuk melengkapi ekosistem digital nasional.

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa peluncuran Kartu Kredit Indonesia (KKI) dirancang untuk melengkapi ekosistem pembayaran digital nasional sekaligus menyediakan fasilitas alternatif penundaan pembayaran (deferred payment) bagi masyarakat.

  • Baca juga: Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Aswin Gantina menjelaskan, skema yang diusung KKI bukan bertujuan mendorong masyarakat untuk berutang atau bersikap konsumtif, melainkan memberikan fleksibilitas bertransaksi ketika kebutuhan dana mendesak muncul sebelum dana tunai di rekening tersedia.

“Ini bukan tentang memberikan kredit secara sembarangan, melainkan mengenai penundaan pembayaran. Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian sebelum melakukan pembayaran akhir,” ujar Aswin, dikutip Senin (31/8/2026) dari Antara.

BERITA TERKAIT

Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

Akselerasi Pasar Uang dan Valas 2030, BI Gandeng OJK dan APUVINDO Perkuat 4 Prioritas

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

Aswin mencontohkan, pengguna dapat memanfaatkan KKI untuk menyelesaikan kewajiban transaksi di awal bulan selama masih dalam batas plafon (limit) fasilitas yang diberikan, sembari menunggu ketersediaan dana masuk beberapa hari kemudian.

  • Baca juga: Akselerasi Pasar Uang dan Valas 2030, BI Gandeng OJK dan APUVINDO Perkuat 4 Prioritas

Hadirnya KKI melengkapi ragam instrumen pembayaran yang sudah aktif digunakan publik, mulai dari saldo rekening tabungan, kartu debit, dompet digital (e-wallet), hingga kartu kredit konvensional.

“Kami berharap KKI semakin dikenal luas oleh masyarakat sebagai opsi pembayaran alternatif yang memperkuat penetrasi transaksi digital tanpa hanya bergantung pada mobile banking maupun digital wallet,” tambahnya.

Bagian dari Cetak Biru BSPI 2030

Fasilitas Kartu Kredit Indonesia (KKI) resmi diluncurkan secara serentak pada momentum peringatan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

  • Baca juga: BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

Peluncuran KKI merupakan bagian integral dari strategi digitalisasi sistem pembayaran nasional yang tertuang dalam Cetak Biru Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030. Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta kemandirian ekosistem keuangan digital di Tanah Air.

Bersamaan dengan penerbitan KKI, regulator juga memperluas insentif kebijakan pendukung sistem pembayaran, salah satunya penetapan tarif Merchant Discount Rate (MDR) QRIS sebesar 0% untuk transaksi hingga nominal Rp100.000 guna mempercepat adopsi pemulihan ekonomi di tingkat pedagang mikro. ***

Tags: Aswin GantinaBank IndonesiaBI PurwokertoBSPI 2030Kartu Kredit IndonesiaKKIPembayaran DigitalQRIS MDR 0%
 
 
 
 
 
Previous Post

Ilusi Merdeka Finansial: Jebakan Inflasi Medis dan Kerentanan Tabungan Keluarga

Next Post

Perkuat Ekonomi hingga Literasi Warga Surabaya, Patra Logistik Gandeng Unair

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 18:40

OJK meluncurkan Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan Sektor PPDP 2026–2030 guna memperkuat peran asuransi dan dana pensiun dalam membiayai transisi hijau....

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 14:29

OJK menyambut dukungan resmi ACMF atas reformasi strategis pasar modal Indonesia dalam meningkatkan transparansi, likuiditas, dan penegakan hukum. Stabilitas.id -...

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal

Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 16:21

Bank Indonesia menyiapkan data transaksi QRIS yang telah menjangkau 71 juta pengguna dan 49,4 juta merchant sebagai basis credit scoring...

Bentengi Pelajar dari Penipuan Digital, OJK Gelar Digiclass 2026 di Sekolah Rakyat

Perkuat Kebijakan Berbasis Riset, OJK Gelar International Research Forum 2026 dan Rilis Jurnal Syariah

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 11:18

OJK menggelar The 4th International Research Forum 2026, meluncurkan jurnal internasional IJIFS, dan mengumumkan pemenang karya tulis ilmiah KARISMA 2026....

Bentengi Pelajar dari Penipuan Digital, OJK Gelar Digiclass 2026 di Sekolah Rakyat

Cegah Fraud dan Risiko Siber, OJK Rangkul 27 Asosiasi Profesi Tata Kelola di Forum SPEKTA

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 11:18

 OJK menggandeng 27 asosiasi profesi tata kelola dalam Forum SPEKTA guna memperkuat integritas industri, mencegah fraud, dan memitigasi risiko siber...

Akselerasi Pasar Uang dan Valas 2030, BI Gandeng OJK dan APUVINDO Perkuat 4 Prioritas

Akselerasi Pasar Uang dan Valas 2030, BI Gandeng OJK dan APUVINDO Perkuat 4 Prioritas

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 09:59

BI bersama OJK dan APUVINDO menggelar HLM 2026 guna mempercepat implementasi Blueprint PUVA 2030 melalui empat prioritas pendalaman pasar keuangan....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Transaksi wondr Tembus Rp1.774 Triliun, BNI Akselerasi Inovasi Layanan Keuangan Digital

Nilai Saham Belum Cerminkan Fundamental, Semen Indonesia Kaji Aksi Buyback

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Konsisten Perkuat GCG, BRI Masuk Jajaran Top 50 BigCap IICD Corporate Governance Award 2026

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Nilai Transaksi Tumbuh 32 Persen, BRI Rilis Qlola Mobile untuk Nasabah Korporasi

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Perkuat Ekonomi hingga Literasi Warga Surabaya, Patra Logistik Gandeng Unair

Perkuat Ekonomi hingga Literasi Warga Surabaya, Patra Logistik Gandeng Unair

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance