• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Internasional

IMF: Kegagalan Rusia Membayar Hutang Tidak Mengganggu Ekonomi Dunia

Risiko kegagalan pembayaran utang Rusia dipicu oleh dijatuhkannya sanksi internasional oleh negara-negara barat dan juga beberapa negara Asia.

oleh Stella Gracia
14 Maret 2022 - 22:38
21
Dilihat
IMF: Kegagalan Rusia Membayar Hutang Tidak Mengganggu Ekonomi Dunia

Direktur Pengelolaan Dana IMF, Kristalina Georgieva

0
Bagikan
21
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Kegagalan Rusia dalam membayar hutangnya ke Bank Dunia, dipastikan tidak akan tidak akan memicu krisis keuangan global. Kegagalan Rusia ini dipicu karena dijatuhkannya sanksi internasional oleh negara-negara barat, setelah serangan invasi yang dilakukannya kepada Ukraina.

Hal ini disampaikan oleh pejabat lembaga donor global yang berpusat di Washington, International Monetary Fund (IMF) pada Minggu (13/3/22), sebagaimana dilansir The Guardian.

Direktur Pengelolaan Dana IMF, Kristalina Georgieva mengatakan sangsi yang diberikan oleh Amerika Serikat dan negara-negara lainnya telah memberikan dampak yang parah pada ekonomi Rusia dan akan memicu resesi yang mendalam di negara itu pada tahun ini.

BERITA TERKAIT

Diambang Batas UU, Bank Dunia Ramal Defisit Fiskal RI Tertahan 2,8% PDB

Gubernur BI Beberkan 3 Kunci Resiliensi Ekonomi RI di Hadapan IMF dan Pengusaha AS

IMF Sebut Indonesia ‘Bright Spot’ Ekonomi Global, Puji Sinergi Fiskal dan Moneter

Bank Dunia: Dampak Tarif Dagang AS ke Indonesia Terbatas, Hanya 0,2 Persen dari PDB

Perang di Ukraina juga akan menaikkan harga pangan dan energi yang akan menyebabkan kelaparan di Afrika.

Georgieva juga mengatakan kepada program Face the Nation CBS: “Dalam hal pembayaran kewajiban utang, saya dapat mengatakan bahwa kita tidak lagi menganggap kegagalan Rusia sebagai peristiwa yang mustahil.”

“Rusia memiliki uang untuk membayar utangnya, tetapi tidak dapat mengaksesnya. Yang lebih saya khawatirkan adalah ada konsekuensi yang tidak hanya akan menimpa Ukraina dan Rusia,” tambahnya.

Pekan lalu, Kepala Ahli Ekonomi Bank Dunia, Carmen Reinhart, memperingatkan Rusia dan negara sekutunya Belarusia sangat mungkin mengalami kegagalan membayar hutang.

Di kesempatan lain, perwakilan Rusia memberikan pernyataan pada hari Minggu bahwa mereka mengandalkan China untuk membantu mereka mempertahankan ekonominya dari sanksi internasional, tetapi AS memperingatkan Beijing untuk tidak memberikan bantuan tersebut.

Menteri keuangan Rusia, Anton Siluanov, mengatakan Moskow tidak dapat mengakses $300 miliar dari $640miliar dalam satuan emas dan cadangan devisa, tetapi masih memegang sebagian dari cadangannya dalam mata uang China, yuan.

“Dan kami melihat tekanan apa yang diberikan oleh negara-negara barat pada China untuk membatasi perdagangan timbal balik dengan China. Tentu saja, ada tekanan untuk membatasi akses ke cadangan itu, ”katanya.

“Tetapi kemitraan kami dengan China akan tetap memungkinkan kami untuk mempertahankan kerja sama yang telah kami capai, dan tidak hanya mempertahankan, tetapi juga meningkatkannya di lingkungan di mana pasar barat ditutup,” tambahnya.

Rusia akan melakukan dua pembayaran bunga pada 16 Maret. Namun, negara itu akan memiliki batas waktu hingga 30 hari untuk melakukan pembayaran kupon.

IMF juga sangat khawatir dengan negara-negara yang belum pulih dari krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, yang akan terpukul keras oleh lonjakan harga gandum dan komoditas lainnya. “Bagi mereka, kejutan ini sangat menyakitkan,” kata Georgieva. Negara lain sangat bergantung pada impor energi dari Rusia.

“Ya, perang di Ukraina berarti kelaparan di Afrika, tetapi perang di Ukraina juga memiliki implikasi sosial bagi banyak negara melalui tiga saluran,” katanya.

“Satu, harga komoditas, energi, biji-bijian, pupuk, logam dan lain-lain akan mengalami inflasi dan inflasi ini akan berdampak buruk di negara-negara yang sudah mengalami inflasi lebih dulu, ini peristiwa yang sangat dramatis.” tambahnya

Georgieva memberi contoh Brasil dan Meksiko. Inflasi yang melonjak akan memaksa pemerintah untuk memperketat dan mengawasi lebih dalam kondisi keuangan negara, dan memperparah kondisi kesulitan yang ada di masyarakat.***

Tags: Bank DuniaHutangimfRusiaRusia-UkrainaUtang Rusia
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Ibu Kota Negara Pindah, Tidak Berarti Jakarta Ditinggalkan

Selanjutnya

Batu Bara Topang Transisi Energi di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

oleh Stella Gracia
21 Mei 2026 - 15:12

Stabilitas.id — Rapor merah membayangi roda perekonomian Negeri Tirai Bambu setelah seluruh sektor utama dilaporkan mengalami perlambatan secara merata sepanjang...

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:59

Stabilitas.id — Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengumumkan rencana pengenaan tarif dan pengetatan lalu lintas maritim...

Samsung Luncurkan Galaxy S6 Edge & Note 5

Samsung Terancam Mogok Terbesar dalam Sejarah, Korsel Siapkan Arbitrase Darurat Rp1.176 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:53

Stabilitas.id — Pemerintah Korea Selatan bersiap mengambil langkah ekstrem, termasuk mengaktifkan perintah arbitrase darurat, demi menjegal rencana aksi mogok kerja...

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 11:24

Stabilitas.id – Beban fiskal Amerika Serikat (AS) kini memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Nilai utang nasional Negeri Paman Sam tersebut...

Horor Logistik di Selat Hormuz: 1.900 Kapal Terjebak, Pasokan 190 Juta Barel Minyak Terhenti

Sinyal Deeskalasi, Iran Tawarkan Jalur Aman Selat Hormuz via Perairan Oman

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 14:39

Stabilitas.id – Pemerintah Iran dilaporkan mengajukan proposal baru untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Teheran membuka kemungkinan...

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 10:10

Stabilitas.id – Indeks saham utama di bursa Amerika Serikat kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Kamis (16/4/2026)....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Batu Bara Masih Jadi Energi Paling Murah di Dunia, Kok Bisa?

Batu Bara Topang Transisi Energi di Indonesia

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance