• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

by Sandy Romualdus
9 September 2026 - 14:47
24
VIEWS
Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated
0
SHARES
24
VIEWS

CEO Tokocrypto Calvin Kizana menilai pasar kripto Indonesia masih dipandang sebelah mata oleh investor global, meski basis penggunanya telah menembus 22,93 juta akun.

Stabilitas.id — Di tengah pemulihan harga Bitcoin yang kembali merangsek ke atas level US$80.000, PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto) menyoroti anomali pandangan investor global terhadap pasar aset kripto Indonesia yang dinilai masih sangat underrated atau dipandang sebelah mata.

  • Baca juga: Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Chief Executive Officer (CEO) Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa adopsi aset digital di Indonesia telah melampaui fase eksperimen awal. Klaim ini divalidasi oleh data Chainalysis Global Crypto Adoption Index 2025 yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dari 151 negara untuk tingkat adopsi grassroots—jauh mengungguli Singapura yang bahkan gagal masuk ke dalam daftar 10 besar.

Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juli 2026 turut memperlihatkan masifnya penetrasi pasar ini, di mana jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital telah mencapai 22,93 juta. Basis investor yang besar tersebut sukses mencetak nilai transaksi hingga Rp20,52 triliun, ditopang oleh ekosistem ekonomi digital nasional yang diproyeksikan mendekati valuasi US$100 miliar.

BERITA TERKAIT

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Siasat OJK Perkuat Perisai Finansial Siswa di Era Digital

Perkuat Kebijakan Berbasis Riset, OJK Gelar International Research Forum 2026 dan Rilis Jurnal Syariah

“Kripto di Indonesia bukan lagi sebuah eksperimen. Kita tidak sedang memulai adopsi, tapi adopsi itu sudah terjadi,” ujar Calvin.

  • Baca juga: ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Kritik Terhadap Strategi Ekspansi Global

Calvin menyoroti kesalahan fundamental yang kerap dilakukan proyek kripto global saat berekspansi ke Indonesia. Banyak entitas asing masih menyamaratakan regulasi dan ekspektasi konsumen di seluruh Asia Tenggara, serta mengandalkan strategi influencer marketing agresif untuk mengakuisisi pengguna secara instan.

“Uang bisa membeli awareness, bisa membeli download, bahkan bisa membeli volume sementara. Tapi uang tidak bisa membeli kepercayaan karena kepercayaan tidak bisa dipotong jalan pintas,” tegasnya.

  • Baca juga: Siasat OJK Perkuat Perisai Finansial Siswa di Era Digital

Memasuki fase kematangan pasar, arah pengembangan industri kripto domestik kini bergeser dari sekadar adopsi ritel menuju pembentukan utilitas keuangan yang teregulasi, partisipasi institusional, dan tokenisasi.

Guna memfasilitasi pergeseran fokus tersebut, Tokocrypto terus mempertebal fondasi tata kelola perusahaannya. Entitas yang diawasi langsung oleh OJK ini telah membentengi operasional platform dengan sertifikasi ISO 27001 (sistem manajemen keamanan informasi) dan ISO 27017 (keamanan cloud), serta mempublikasikan laporan Proof of Reserves secara berkala untuk menjamin likuiditas nasabah. ***

Tags: Adopsi KriptoblockchainCalvin KizanaChainalysisNilai Transaksi KriptoojkPasar Kripto IndonesiaProof of ReservesTokocrypto
 
 
 
 
 
Previous Post

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

Next Post

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Inovasi Rendah Emisi, 5 Pabrik SIG Raih Green Label Predikat Platinum dari GPCI

Nilai Saham Belum Cerminkan Fundamental, Semen Indonesia Kaji Aksi Buyback

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 19:40

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengkaji rencana buyback saham guna merespons dinamika pasar bursa dan memperkuat nilai bagi para...

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 14:29

OJK menyambut dukungan resmi ACMF atas reformasi strategis pasar modal Indonesia dalam meningkatkan transparansi, likuiditas, dan penegakan hukum. Stabilitas.id -...

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 14:24

Kinerja solid kuartal III 2026 BNI dan Bank Mandiri menjadi katalis positif penopang rebound harga saham perbankan BUMN ke level...

Dari Menabung ke Multi-Aset, Ajaib Catat 25 Persen Investor Pemula Langsung Berdiversifikasi

Dari Menabung ke Multi-Aset, Ajaib Catat 25 Persen Investor Pemula Langsung Berdiversifikasi

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 16:01

Riset Ajaib Connect 2026 mengungkapkan hampir 50 persen investor ritel beralih ke strategi multi-aset dengan membidik saham AS dan obligasi...

Terpakai Rp17 Triliun, Bank Mandiri Jelaskan Fasilitas Kredit Rp40 Triliun ke Jhonlin Group

Lindungi Likuiditas Investor, BEI Rombak Aturan Suspensi dan UMA Saham Mulai November 2026

by Stella Gracia
27 Oktober 2026 - 13:45

BEI merombak aturan pengawasan mulai November 2026 dengan membekukan rekening efek pelanggar alih-alih suspensi saham, serta mendepak saham HSC dari...

Merambah Wall Street dari Satu Aplikasi: Siasat Ajaib Perluas Akses Saham AS dan ETF

Edukasi Pasar Modal Ritel, Ajaib Hadirkan Live Trading Sepekan Bareng Komunitas Saham

by Stella Gracia
27 Oktober 2026 - 13:44

Ajaib menggelar 10 sesi Live Trading pada 26–30 Oktober 2026 bersama praktisi dan komunitas untuk mengedukasi strategi transaksi saham harian....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Transaksi wondr Tembus Rp1.774 Triliun, BNI Akselerasi Inovasi Layanan Keuangan Digital

Nilai Saham Belum Cerminkan Fundamental, Semen Indonesia Kaji Aksi Buyback

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Konsisten Perkuat GCG, BRI Masuk Jajaran Top 50 BigCap IICD Corporate Governance Award 2026

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Nilai Transaksi Tumbuh 32 Persen, BRI Rilis Qlola Mobile untuk Nasabah Korporasi

Siasat OJK Perkuat Perisai Finansial Siswa di Era Digital

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance