Stabilitas.id – Pemerintah bergerak cepat memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L) guna memitigasi dampak dinamika global terhadap stabilitas ekonomi nasional. Dalam rapat koordinasi strategis yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (24/3/2026), fokus utama diarahkan pada penyesuaian kebijakan energi dan pemberian stimulus ekonomi.
Rapat yang berlangsung secara virtual tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya beserta jajaran menteri teknis. Agenda krusial yang dibahas mencakup upaya menjaga keberlanjutan ekonomi di tengah fluktuasi harga energi dunia.
“Pertemuan tersebut membahas berbagai pandangan strategis sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan, terutama terkait penyesuaian sektor energi untuk menjaga stabilitas nasional,” tulis akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Rabu (25/3/2026).
BERITA TERKAIT
Opsi Stimulus dan Efisiensi BBM
Salah satu poin menarik yang mengemuka dalam pembahasan adalah rencana penerapan skema Work From Home (WFH) terbatas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sektor swasta pasca-libur Lebaran. Kebijakan ini diproyeksikan mampu menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 20%.
Langkah efisiensi ini dipandang strategis sebagai bagian dari paket kebijakan stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan beban subsidi energi pada APBN.
Sinergi Investasi dan Pendidikan Teknologi
Rapat ini melibatkan jajaran kabinet yang komprehensif, mencerminkan integrasi kebijakan dari hulu ke hilir. Pejabat tinggi yang hadir antara lain:
-
Ekonomi & Keuangan: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.
-
Keamanan & Birokrasi: Mendagri Tito Karnavian dan Mensesneg Prasetyo Hadi.
-
Pendidikan & Inovasi: Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Kehadiran jajaran menteri pendidikan dan teknologi memberikan sinyal bahwa pemerintah juga tengah menyiapkan landasan jangka panjang melalui penguatan sumber daya manusia dan inovasi teknologi guna mendukung kemandirian energi nasional.
Pemerintah menegaskan bahwa hasil rapat koordinasi ini akan segera difinalisasi menjadi regulasi teknis guna memastikan setiap langkah stimulus yang diambil tepat sasaran dan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tahun 2026. ***

















