• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, April 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

oleh Sandy Romualdus
9 April 2026 - 13:03
17
Dilihat
Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak
0
Bagikan
17
Dilihat

Stabilitas.id – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menetapkan target ambisius untuk mengamankan penerimaan senilai Rp200 triliun melalui perluasan basis pajak atau ekstensifikasi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengejar total target penerimaan pajak tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp2.357,7 triliun.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa dalam kondisi normal (ceteris paribus), mesin perpajakan saat ini mampu mengamankan penerimaan rutin sekitar Rp1.800 triliun per tahun. Namun, untuk mencapai target APBN 2026, otoritas pajak memerlukan tambahan sekitar Rp560 triliun melalui langkah-langkah luar biasa.

“Untuk mencapai Rp2.357,7 triliun, kami masih butuh Rp560 triliun. Ini adalah super extra effort yang harus kami capai, dan Rp200 triliun di antaranya kami targetkan berasal dari ekspansi basis pajak yang selama ini belum tergarap optimal,” ujar Bimo di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

BERITA TERKAIT

Berantas Rokok Ilegal, Pemerintah Tambah Lapisan Tarif CHT untuk Tarik Pelaku Usaha ke Sistem Legal

Strategi Fiskal 2026: Kemenkeu Fokus pada Perluasan Basis Pajak Adil dan Integritas SDM

Dominasi SBN 64,29 Persen, Strategi Investasi TASPEN Perkuat Stabilitas Pasar Domestik

Peta Fiskal Bergeser: Utang Pemerintah China Salip Uni Eropa untuk Pertama Kali

Guna merealisasikan target tersebut, DJP mengerahkan seluruh kekuatan di 530 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di seluruh Indonesia. Strategi utamanya adalah dengan mengolah basis data lama sebagai pembanding untuk menguji akurasi penghitungan, pelaporan, dan pembayaran oleh wajib pajak. Integrasi data ini diharapkan dapat menyisir potensi pajak dari sektor-sektor ekonomi baru yang selama ini berada di luar pantauan radar otoritas.

Benteng Fiskal Hadapi Gejolak Global

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan bahwa ekstensifikasi bukan sekadar soal angka, melainkan strategi bertahan menghadapi ketidakpastian ekonomi 2026. Ketegangan geopolitik global saat ini menekan nilai tukar rupiah dan harga komoditas, yang berdampak langsung pada membengkaknya beban belanja negara, khususnya subsidi energi.

Kementerian Keuangan merumuskan empat pilar utama dalam pengelolaan penerimaan negara:

  • Penguatan Basis Struktural: Perluasan basis pajak yang adil dan integrasi data lintas sektor.

  • Kepatuhan Berbasis Risiko: Menggunakan analisis data untuk memetakan kepatuhan wajib pajak.

  • Keseimbangan Ekonomi: Memastikan pemungutan pajak tidak menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

  • Transformasi SDM: Meningkatkan profesionalisme petugas pajak di lapangan.

Melalui kombinasi empat pilar ini, pemerintah optimistis dapat menjaga keberlanjutan fiskal sembari tetap memberikan ruang bagi sektor usaha untuk bertumbuh. Fokus DJP pada kuartal II/2026 adalah memastikan seluruh unit vertikal mampu mengeksekusi penggalian potensi pajak secara presisi tanpa mengganggu iklim investasi nasional. ***

Tags: #kemenkeubasis pajakBimo WijayantoDitjen PajakDJPEkstensifikasi PajakJuda AgungKebijakan FiskalPenerimaan pajak 2026Subsidi Energi
 
 
 
 
Sebelumnya

Analisis Bank Mandiri: Kelompok ‘Transitional Middle Class’ Rentan Guncangan, Minim Aset Cadangan

Selanjutnya

Rebranding Jadi Kunci, BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Berharga di Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

oleh Stella Gracia
14 April 2026 - 12:22

Stabilitas.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) harus dikawal secara serius agar dapat berjalan efektif...

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

oleh Stella Gracia
14 April 2026 - 12:18

Stabilitas.id — Tingginya minat masyarakat, terutama lulusan baru, terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajukan penambahan 150 ribu kuota...

BRI Salurkan KPR Subsidi Rp17,13 Triliun hingga Maret 2026, Dorong Akses Hunian Terjangkau

BRI Salurkan KPR Subsidi Rp17,13 Triliun hingga Maret 2026, Dorong Akses Hunian Terjangkau

oleh Stella Gracia
13 April 2026 - 10:53

Stabilitas.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran...

Efek Domino Penegakan Hukum: Dana Sitaan Korupsi CPO dan Hutan Bakal Sasar 2 Juta Rakyat Miskin

Efek Domino Penegakan Hukum: Dana Sitaan Korupsi CPO dan Hutan Bakal Sasar 2 Juta Rakyat Miskin

oleh Stella Gracia
13 April 2026 - 10:34

Stabilitas.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah berhasil menyelamatkan uang negara senilai...

Menkeu Purbaya Sebut Skema WFH Pasca-Lebaran Gunakan Pendekatan General Equilibrium

Penerimaan Tak Terduga: Dana Satgas PKH Rp11,42 Triliun Bakal Tambal Defisit APBN 2026

oleh Stella Gracia
13 April 2026 - 10:25

Stabilitas.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menyetorkan dana sebesar Rp11,42 triliun ke kas negara pada Jumat (10/4/2026). Dana jumbo tersebut...

Uang Primer Adjusted Agustus 2025 Tumbuh 7,3% Jadi Rp1.961,3 Triliun

Survei Konsumen BI: Konsumsi Maret 2026 Melonjak Jadi 72,2 Persen, Porsi Tabungan Tergerus

oleh Stella Gracia
13 April 2026 - 10:21

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya pergeseran alokasi pendapatan masyarakat pada Maret 2026. Konsumen terpantau lebih agresif membelanjakan pendapatannya...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Investasi Emas Menggeliat, Penjualan Galeri 24 Tembus 6,5 Ton

    Harga Emas Hari Ini: Antam Tembus Rp2,94 Juta, Galeri 24 Paling Kompetitif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BBRI Targetkan Dividen Rp52 Triliun, Fokus Jaga CAR di Level 20 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BRI 2026: Setujui Dividen Rp52,1 Triliun, Setara 92 Persen dari Laba Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHSG Dibuka Rebound Pasca-Lebaran, Intip Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Klarifikasi Bank Neo Commerce: Izin yang Dicabut OJK Terkait Produk yang Belum Rilis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Robert Leonard Marbun Jabat Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Respons Geopolitik: BI Perkuat Intervensi NDF dan Spot Guna Redam Volatilitas Rupiah

Hadapi Volatilitas Global, ASEAN Luncurkan Project Revive dan Finance Sectoral Plan 2026–2030

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Bangun ‘Loan Factory’, BTN Pangkas Waktu Persetujuan Kredit Jadi Lebih Singkat

OJK Rombak Aturan SLIK Demi Program 3 Juta Rumah, Pinjaman di Bawah Rp1 Juta Tak Lagi Muncul

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

Perkuat Sabuk Pengaman Ekonomi, OJK Rombak Pengawasan Berbasis Risiko Asuransi dan Dana Pensiun

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Lebih Dari Dua Dekade Melantai di BEI, Harga Saham BBRI Telah Naik 48 Kali

Rebranding Jadi Kunci, BRI Masuk Jajaran 500 Merek Paling Berharga di Dunia

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance