• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Outflow Asing Mereda Jadi Rp 4,1 Triliun, Kinerja Index MSCI Indonesia Melesat 12,5% di Juli 2026

oleh Stella Gracia
28 Juli 2026 - 14:47
177
Dilihat
Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten
0
Bagikan
177
Dilihat

Bobot Indonesia di MSCI Emerging Markets stabil di 0,5% pada Juli 2026. Cermati proyeksi rebalancing saham CPIN dan GOTO jelang evaluasi Agustus.

Stabilitas.id – Posisi pasar saham Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets (MSCI EM) mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah sempat terpuruk ke level terendah dalam satu dekade. Kendati demikian, pelaku pasar masih menantikan kepastian dari peninjauan kuartalan indeks MSCI pada pertengahan Agustus 2026.

  • Baca juga: Ekonomi Q2 Tembus 5,29%, Ajaib Sekuritas Cermati Sektor Perbankan hingga Utilitas

Analis Mirae Asset Sekuritas, Wilbert Arifin, mencatat bahwa bobot Indonesia di MSCI EM kini telah stabil di kisaran 0,5% per Juli 2026, membaik dibandingkan titik terendah sebesar 0,4% pada Juni 2026. Sebagai pembanding, pada Desember 2025 bobot Indonesia berada di level 1,2%.

Stabilisasi tersebut didorong oleh kinerja impresif indeks MSCI Indonesia yang menguat 12,5% secara month-to-date (MTD) sepanjang Juli 2026. Kinerja ini berbanding terbalik dengan MSCI Emerging Markets yang justru terkoreksi sekitar 4%.

BERITA TERKAIT

Ekonomi Q2 Tembus 5,29%, Ajaib Sekuritas Cermati Sektor Perbankan hingga Utilitas

Diuji Aturan ‘Take Rate’ 8% pada Semester II, Maybank Patok Target Harga GOTO di Rp 80

Targetkan POJK Demutualisasi BEI Terbit September 2026, OJK Jamin Independensi Bursa

Batal Jadi Saham ESOP, GOTO Pangkas Modal Lewat Pembatalan 32,19 Miliar Saham Tresuri

“Kondisi ini terjadi seiring meredanya penguatan saham-saham bertema kecerdasan buatan (AI) di pasar global serta terkoreksinya pasar saham Korea Selatan sebesar 21,6% secara MTD,” tulis Wilbert dalam risetnya, dikutip Selasa (28/7).

Arus Keluar Modal Asing Mereda

Pemulihan pasar modal domestik juga tecermin dari meredanya tekanan foreign outflow. Sepanjang Juli 2026, arus modal asing yang keluar menyusut menjadi sekitar Rp 4,1 triliun. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata outflow bulanan pada semester I-2026 yang mencapai Rp 12,3 triliun.

Meski demikian, Wilbert menilai kenaikan bobot Indonesia yang lebih signifikan baru akan tercipta apabila MSCI mencabut kebijakan pembekuan (freeze) terhadap penambahan maupun peningkatan status konstituen indeks.

Pasar saat ini fokus mengamati hasil quarterly index review yang akan diumumkan pada 13 Agustus 2026 dan berlaku efektif pada penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.

  • Baca juga: Diuji Aturan 'Take Rate' 8% pada Semester II, Maybank Patok Target Harga GOTO di Rp 80

Proyeksi Nasib CPIN dan GOTO

Mirae Asset memperkirakan tidak ada saham baru yang masuk ke dalam indeks MSCI pada evaluasi Agustus mendatang akibat kebijakan freeze. Namun, potensi penyesuaian status terjadi pada saham-saham berikut:

  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Berpotensi mengalami penurunan status akibat pelemahan harga saham sekitar 22,5% sejak Mei lalu, yang menyebabkan kapitalisasi pasar free float-nya turun di bawah ambang batas. Potensi passive outflow diperkirakan mencapai Rp 500 miliar (sekitar 150 juta saham).

  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Menjadi perhatian utama pasar. Meski rasio likuiditas Annualized Traded Value Ratio (ATVR) 3 bulan (41,3%) dan 12 bulan (72,8%) masih memenuhi syarat, harga saham yang bertahan di level tick floor Rp 50 serta ATVR Juli yang menyusut ke 0,6% dapat menjadi bahan diskresi MSCI. Jika dikeluarkan dari indeks, potensi passive outflow mencapai Rp 1 triliun (sekitar 20 miliar saham).

Dampak Terbatas, Momentum Akumulasi H2-2026

Mirae Asset menilai dampak penyesuaian bobot CPIN maupun GOTO terhadap pasar secara keseluruhan relatif terbatas, yakni hanya berkisar 0,01 hingga 0,03 poin persentase. Kapasitas pasar domestik diperkirakan mampu menyerap potensi tekanan dari passive outflow tersebut.

Atas dasar itu, Mirae Asset mempertahankan pandangan positif terhadap pasar saham Indonesia pada semester II-2026. Investor disarankan untuk memanfaatkan volatilitas harga jelang effective date 31 Agustus 2026 sebagai momentum akumulasi.

  • Baca juga: Targetkan POJK Demutualisasi BEI Terbit September 2026, OJK Jamin Independensi Bursa

Adapun kepastian pemulihan bobot Indonesia secara penuh diproyeksikan baru akan lebih terang pada peninjauan indeks MSCI periode November 2026 mendatang. ***

Tags: #IHSGCPINforeign outflowGoToMirae Asset SekuritasMSCI Emerging MarketsMSCI IndonesiaRebalancing MSCIWilbert Arifin
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Transisi Kepemimpinan BI Direspons Positif, Maybank: Yield SRBI dan SBN Masih Menarik

Selanjutnya

OJK Pacu Digitalisasi Keuangan di Indonesia Timur, Uji Coba Tokenisasi Komoditas UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lanjutan Sukses ORI030, Sukuk Ritel SR025 Ditargetkan Garap Potensi Reinvestasi Investor

Lanjutan Sukses ORI030, Sukuk Ritel SR025 Ditargetkan Garap Potensi Reinvestasi Investor

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2026 - 09:27

Kementerian Keuangan rilis Sukuk Ritel SR025 pada 21 Agustus–16 September 2026. Indef sebut prospek SR025 kuat usai rekor penjualan ORI030...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2026 - 09:00

MSCI pertahankan status Emerging Market Indonesia, tetapi mendepak 10 saham RI termasuk GOTO, BUKA, ARTO, & SMGR. OJK optimistis dampaknya...

Tahan Volatilitas Global, Bank DBS dan Mandiri Investasi Dorong Diversifikasi Aset di Pasar Asia

Tahan Volatilitas Global, Bank DBS dan Mandiri Investasi Dorong Diversifikasi Aset di Pasar Asia

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2026 - 08:51

Bank DBS Indonesia & Mandiri Investasi rilis referral PDNI/KPD mata uang SGD untuk nasabah affluent & HNW, mencakup obligasi, saham,...

Rupiah Berpotensi Jaga Tren Positif di Tengah Kejatuhan USD

Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 15:20

Rupiah pasar spot anjlok ke Rp17.861/US$ pada 11 Agustus 2026. Penurunan IKK ke 116,8 dan krisis Selat Hormuz jadi pemicu...

Harga Emas Melesat, Pendapatan HRTA Melonjak 125% dan Laba Tembus Rp 700 Miliar

Putus Siklus Impor Berantai, Otoritas Keuangan Kanalkan 1.800 Ton Emas Pribadi Bentengi Rupiah

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 14:07

Fenomena 1.800 ton emas rumah tangga memicu pendarahan devisa akibat impor batangan. OJK, BI, dan BUMN resmi kanalisasi emas lewat...

Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

oleh Sandy Romualdus
11 Agustus 2026 - 14:06

Ekonom INDEF A. Hakam Naja bedah potensi ETF Emas Syariah sebagai alternatif investasi pasar modal. Simak keuntungan, aspek halal MUI,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
OJK Pacu Digitalisasi Keuangan di Indonesia Timur, Uji Coba Tokenisasi Komoditas UMKM

OJK Pacu Digitalisasi Keuangan di Indonesia Timur, Uji Coba Tokenisasi Komoditas UMKM

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance