• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Temukan Potensi Utang Pajak Rp 500 Miliar di Pulogadung, Kemenkeu Garuk Puluhan Perusahaan Baja Culas

oleh Sandy Romualdus
23 Juli 2026 - 12:48
28
Dilihat
Temukan Potensi Utang Pajak Rp 500 Miliar di Pulogadung, Kemenkeu Garuk Puluhan Perusahaan Baja Culas
0
Bagikan
28
Dilihat

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menginvestigasi sekitar 40 perusahaan baja yang diduga mengemplang pajak melalui transaksi tunai. Potensi utang pajak satu pabrik di Pulogadung capai Rp 500 miliar.

Stabilitas.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membidik sekitar 40 perusahaan di industri baja yang diduga kuat tidak memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

  • Baca juga: Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) saat ini tengah menggeledah dan melakukan investigasi mendalam terhadap puluhan entitas manufaktur tersebut.

Purbaya menerangkan, modus utama ketidakpatuhan tersebut dilakukan melalui skema transaksi berbasis tunai (cash based). Dengan meminimalisasi pencatatan perbankan, nilai transaksi yang dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) menjadi jauh lebih rendah dari kondisi riil, sehingga memangkas setoran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPh badan secara drastis.

BERITA TERKAIT

Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

Tekan Kerugian Bencana Rp22,85 Triliun, Kemenkeu Dorong Strategi Pre-Disaster Planning

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Belanja Negara Tembus Rp4.097,2 Triliun pada RAPBN 2027, Ini Asumsi Makronya

“Jadi semuanya sebagian besar perdagangannya cash base, jadi bayar pajaknya lebih rendah, PPN-nya lebih rendah karena yang dilaporkan lebih kecil dari yang sesungguhnya,” tegas Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).

Kasus Pulogadung: Utang Pajak Tembus Rp 500 Miliar

Dari hasil pemeriksaan awal lapangan, DJP telah mengantongi indikasi penyelewengan pada salah satu pabrik baja yang berlokasi di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Dari satu entitas ini saja, akumulasi potensi pajak terutang ditaksir mencapai Rp 100 miliar hingga Rp 500 miliar selama beberapa tahun buku.

  • Baca juga: Tekan Kerugian Bencana Rp22,85 Triliun, Kemenkeu Dorong Strategi Pre-Disaster Planning

Purbaya menegaskan, angka tersebut baru berasal dari satu entitas. Nilai kerugian negara akan membengkak berlipat ganda jika seluruh dari 40 perusahaan yang terindikasi terbukti menjalankan praktik culas serupa.

Untuk membongkar manipulasi laporan keuangan, Kemenkeu tidak hanya mengandalkan dokumen internal perusahaan, melainkan menerjunkan auditor ahli serta menerapkan teknik audit silang (cross-check) data eksternal, meliputi:

  • Konsumsi Daya Listrik: Mencermati tingkat aktivitas mesin pabrik riil dibandingkan dengan volume produksi yang dilaporkan.

  • Data Transaksi Impor: Menyelaraskan lalu lintas impor bahan baku baja di bea cukai dengan laporan penjualan.

Langkah tegas ini diambil pemerintah guna melindungi iklim persaingan usaha yang adil (level playing field) bagi pelaku industri baja nasional yang taat pajak. Purbaya mengungkapkan, sejumlah asosiasi dan produsen baja domestik patuh bahkan telah mengeluhkan maraknya operasional pabrik ilegal yang merusak harga pasar.

“Sebagian perusahaan baja domestik ngancam saya, kalau tidak dibetulin saya akan juga beroperasi secara gelap seperti perusahaan Cina. Jadi saya pikir saya mesti bereskan itu,” ungkap Purbaya.

  • Baca juga: Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Pemerintah memastikan audit kepatuhan ini bakal terus bergulir secara agresif ke berbagai daerah. Kemenkeu membuka pintu bagi perusahaan yang ingin melakukan pembetulan SPT secara sukarela (insaf), namun tetap akan memproses hukum entitas yang terbukti sengaja memanipulasi kewajiban pajaknya. ***

Tags: #kemenkeuAPBN KitaDJPpajak perusahaan bajapenggelapan pajakPPnPulogadungPurbaya Yudhi Sadewa
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

Selanjutnya

Pacu Investasi Asing di Tengah Ketidakpastian, Pemerintah Akselerasi Operasional PFII pada 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Strategi Ritel Mikro, SIG Luncurkan Semen Kujang Berteknologi Active Micro Particle

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 09:40

SIG resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang untuk menguasai pasar ritel Jawa Barat, ditopang teknologi Active Micro Particle buatan...

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Dorong Konsep Total Building Solution, SIG Buka Prospek Positif Pasar Semen 2H26

oleh Stella Gracia
3 September 2026 - 22:37

SIG mencatatkan lonjakan laba bersih 471% yoy menjadi Rp228 miliar pada Semester I/2026, ditopang kenaikan pendapatan Rp17,65 triliun dan penurunan...

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 17:20

Office of Chief Economist Bank Mandiri memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3%-5,4% pada 2026, ditopang belanja pemerintah di tengah pengetatan likuiditas...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:15

IHSG ditutup menguat 1,14% ke level 6.599,9 pada Selasa (1/9/2026) didorong net buy asing Rp2,03 triliun, di mana saham BBRI...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Tekan Kerugian Bencana Rp22,85 Triliun, Kemenkeu Dorong Strategi Pre-Disaster Planning

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Kemenkeu merilis sistem ARISE bersama UNDRR dan ITB untuk membantu pemda mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak fiskal dari risiko bencana. Stabilitas.id...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Wamenkeu Suahasil Nazara menegaskan resiliensi APBN dan memaparkan asumsi makro RAPBN 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi 6% serta defisit 2,4%...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 Triliun, KSSK Minta Perbankan Genjot Kredit UMKM

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Pacu Investasi Asing di Tengah Ketidakpastian, Pemerintah Akselerasi Operasional PFII pada 2026

Pacu Investasi Asing di Tengah Ketidakpastian, Pemerintah Akselerasi Operasional PFII pada 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance