• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Kredit Macet Properti Terkendali di Level 3,14%, OJK Andalkan PPN DTP Pacu KPR 2026

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:24
36
Dilihat
BRI Jadi Kontributor Terbesar Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional
0
Bagikan
36
Dilihat

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai laju pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) yang tertahan di level single digit pada awal tahun ini merupakan cerminan dari sikap pruden perbankan. Industri perbankan memperketat seleksi debitur guna mengantisipasi volatilitas ekonomi global.

Berdasarkan data OJK per Maret 2026, penyaluran KPR nasional hanya tumbuh 4,79% secara tahunan (year-on-year/yoy). Laju ekspansi ini mengalami perlambatan yang cukup dalam dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana pembiayaan properti saat itu mampu melesat dua digit di level 16,31% yoy.

  • Baca juga: Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Secara sektoral, penurunan kecepatan ekspansi kredit ini merata di hampir seluruh segmen hunian. Adapun koreksi pertumbuhan paling tajam justru terjadi pada portofolio KPR untuk rumah tipe 21 yang menyasar segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

BERITA TERKAIT

Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

OJK Pacu Sustainable Finance: Siasat Berantas Greenwashing dan Rebut Pasar Karbon Asia

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan bahwa melandainya kurva KPR dipengaruhi oleh bauran strategi pengetatan manajemen risiko dari sisi pasokan perbankan, serta dinamika daya beli masyarakat dari sisi permintaan.

“OJK memandang bahwa pertumbuhan penyaluran KPR di level single digit merupakan refleksi dari sikap perbankan yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan keselarasan dengan risk appetite masing-masing bank,” jelas Dian dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (18/5/2026).

Dian menambahkan, bank saat ini jauh lebih selektif dalam menjalankan proses underwriting atau penilaian profil risiko calon debitur. Langkah ini krusial diambil demi memitigasi risiko gagal bayar (default) di masa depan serta memastikan kemampuan mengangsur nasabah tetap berkesinambungan.

  • Baca juga: Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Mitigasi Risiko: NPL Stabil di Level 3%

Meskipun laju penyaluran kredit melambat, OJK memastikan bahwa kesehatan portofolio pembiayaan properti di industri perbankan masih berada dalam batas aman.

Per Maret 2026, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) untuk sektor KPR berada di posisi 3,14%. Secara historis, tingkat risiko ini dinilai masih manageable karena konsisten bergerak di kisaran psikologis 3%. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sistem manajemen risiko perbankan nasional berjalan efektif meredam pembengkakan kredit macet di tengah ketidakpastian makroekonomi.

Ke depan, otoritas menyalakan sinyal optimistis bahwa pasar KPR masih berpeluang besar untuk bangkit. Katalis positif diharapkan datang dari kelanjutan stimulus fiskal berupa insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) serta perumusan skema pembiayaan perumahan baru yang lebih inovatif dari regulator.

  • Baca juga: Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

“OJK senantiasa mendorong perbankan agar tetap optimal dalam perannya sebagai salah satu agen pembangunan, dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian,” pungkas Dian. ***

Tags: Dian Ediana RaeKPRKredit MacetNPL KPRojkPembiayaan PerumahanPPN DTPpropertiPrudential BankingUnderwriting Bank
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Investasi Olahraga BNI Berbuah Manis, Ganda Putra Indonesia Rajai Thailand Open 2026

Selanjutnya

Aset Melesat 18%, BCA Syariah Siap Garap Segmen Muda Lewat Kehadiran Merek Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BSI dan Jejak ESG: Membawa Syariah ke Panggung Keuangan Berkelanjutan

Perluas Literasi Investasi Lindung Nilai, BSI Bidik Ekosistem Muhammadiyah Lewat Co-Branding

oleh Stella Gracia
22 September 2026 - 10:47

BSI menggandeng entitas bisnis Muhammadiyah, Mentari Bayt Coin, guna memperluas ekosistem investasi emas safe haven berbekal integrasi tata kelola digital....

Investor Baru Wealth Management Meroket 280 Persen, BRI Perkuat Diversifikasi Syariah

Investor Baru Wealth Management Meroket 280 Persen, BRI Perkuat Diversifikasi Syariah

oleh Stella Gracia
22 September 2026 - 10:44

BRI Wealth Management dan Syailendra Capital menggelar Sharia Wealth Forum 2026 guna menawarkan strategi diversifikasi portofolio lewat instrumen investasi syariah....

Aset & Pendapatan CNAF 2024 Tumbuh Melesat, Deviden Ditetapkan 50% dari Laba Rp464,35 Miliar

Benteng Manajemen Risiko CNAF: Terapkan Early Warning System Kawal Kenaikan Pembiayaan Rp1,27 Triliun

oleh Sandy Romualdus
22 September 2026 - 10:23

Menghadapi tingginya NPL UMKM nasional, CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) memperketat tata kelola underwriting guna mengawal lonjakan pembiayaan Rp1,27 triliun....

Asing Borong SBN Rp15,3 Triliun, Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp128,8 Triliun

Aturan Main Demutualisasi Terbit, OJK Larang Keras Kepemilikan Mayoritas Saham BEI

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 12:27

OJK merilis POJK 13 Tahun 2026 sebagai landasan demutualisasi bursa. Aturan ini membatasi kepemilikan saham maksimal 5% tanpa izin khusus...

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 12:20

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan skema right issue dalam proses demutualisasi. Danantara membidik 40% saham bursa seraya menunggu restu dan...

Kinerja Semester I 2026 Mengkilap, KB Bank Catat Pertumbuhan Aset Menjadi Rp86,11 Triliun

Kinerja Semester I 2026 Mengkilap, KB Bank Catat Pertumbuhan Aset Menjadi Rp86,11 Triliun

oleh Stella Gracia
21 September 2026 - 09:47

KB Bank mencatatkan pertumbuhan total aset 12,71% yoy menjadi Rp86,11 triliun dan lonjakan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 54,44% pada...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Hindari Jebakan Utang Unsustainable, IMF Dorong Regulator Global Perketat Manajemen Risiko Defisit Anggaran

Perluas Literasi Investasi Lindung Nilai, BSI Bidik Ekosistem Muhammadiyah Lewat Co-Branding

Bedah Kriteria GRE Fitch: Ketergantungan Mutlak DIM pada Likuiditas Dividen BUMN

Steroid Likuiditas Rp200 Triliun Kemenkeu: Ujian Tata Kelola Himbara dan Jebakan Maturity Mismatch

Investor Baru Wealth Management Meroket 280 Persen, BRI Perkuat Diversifikasi Syariah

Arus Asing Pasang Surut, Bobot MSCI Jadi Ganjalan Laju Pemulihan IHSG

Strategi Lindung Nilai Nasabah Tajir: Maybank dan Allianz Tawarkan Akses Investasi Dolar AS Multi-Style

Benteng Manajemen Risiko CNAF: Terapkan Early Warning System Kawal Kenaikan Pembiayaan Rp1,27 Triliun

IHSG Prapembukaan 22 September: Uji Demand Zone 6.460, Cek Rekomendasi Saham MEDC, BMRI, dan BBRI

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Aset Melesat 18%, BCA Syariah Siap Garap Segmen Muda Lewat Kehadiran Merek Baru

Aset Melesat 18%, BCA Syariah Siap Garap Segmen Muda Lewat Kehadiran Merek Baru

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance