PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) memberikan klarifikasi resmi terkait rumor merger dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO) melalui keterbukaan informasi BEI.
Stabilitas.id – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) akhirnya angkat bicara merespons kabar burung yang beredar di pasar modal terkait rencana penggabungan usaha (merger) dengan emiten bank digital, PT Bank Jago Tbk (ARTO). Manajemen menegaskan hingga saat ini belum mengantongi informasi resmi mengenai isu tersebut.
Direktur BFI Finance Indonesia, Sudjono, menjelaskan bahwa perseroan tidak dapat memberikan tanggapan lebih jauh. Hal ini dikarenakan isu yang beredar di media massa berada di luar ranah operasional harian manajemen, melainkan menyangkut aktivitas pemegang saham.
“BFI Finance belum memiliki informasi terkait isu penggabungan usaha sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan tersebut dan tidak dapat memberikan tanggapan terkait aktivitas atau keputusan para pemegang saham,” tulis Sudjono dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/7).
BERITA TERKAIT
Patuh Regulasi
Meskipun diterpa rumor hangat, Sudjono memastikan bahwa BFIN akan tetap kooperatif dan patuh pada seluruh aturan main yang ditetapkan oleh regulator pasar modal.
Perseroan berkomitmen untuk segera menyampaikan informasi kepada publik apabila di kemudian hari terdapat keputusan atau aksi korporasi material yang nyata dan wajib dilaporkan sesuai regulasi.
Di samping itu, manajemen BFIN juga memastikan tidak ada fakta material penting lain yang disembunyikan. Hingga saat ini, tidak ada kejadian luar biasa yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha (going concern) perseroan maupun fluktuasi harga saham BFIN di lantai bursa. ***

















