• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Internasional

Gagal Capai Kesepakatan, Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu Pasca-Maraton 21 Jam

oleh Stella Gracia
13 April 2026 - 09:58
32
Dilihat
Gagal Capai Kesepakatan, Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu Pasca-Maraton 21 Jam
0
Bagikan
32
Dilihat

Stabilitas.id – Harapan pasar global untuk melihat deeskalasi konflik di Timur Tengah kembali meredup setelah perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan pada Minggu (12/4/2026).

Pembicaraan maraton yang berlangsung selama lebih dari 21 jam tersebut merupakan kontak tingkat tinggi pertama sejak Revolusi Islam 1979 dan terjadi di tengah pecahnya perang enam minggu terakhir. Delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa Teheran menolak syarat-syarat krusial yang diajukan Washington.

  • Baca juga: Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

“Iran telah memilih untuk tidak menerima syarat kami. Saya pikir itu kabar buruk bagi mereka, jauh lebih buruk dibandingkan bagi Amerika Serikat,” ujar Vance sebelum bertolak kembali ke Washington, dikutip dari Time Magazine.

BERITA TERKAIT

Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

Konflik AS-Iran Memanas, BI Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed dan Capital Outflow

Proyeksi Emas Sepekan: Global Bidik US$4.344, Logam Mulia Lokal Berpotensi Tembus Rp2,75 Juta

Hadapi Krisis Global, SCG Aktifkan War Room dan Pangkas Biaya Operasional Rp3,4 Triliun

Titik Temu yang Sulit: Nuklir dan Selat Hormuz

Kegagalan negosiasi ini terutama dipicu oleh dua isu fundamental yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dunia:

  • Senjata Nuklir: AS menuntut komitmen tegas dari Iran untuk menghentikan total pengembangan senjata nuklir sebagai syarat mutlak perdamaian.

  • Blokade Selat Hormuz: Iran tetap mempertahankan kendali atas Selat Hormuz, jalur yang melintasi 20% pasokan minyak dunia. Sejak perang dimulai, blokade di wilayah ini telah memicu volatilitas harga energi global.

    • Baca juga: Konflik AS-Iran Memanas, BI Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed dan Capital Outflow

Di sisi lain, Teheran mengajukan proposal 10 poin yang mencakup pencabutan sanksi ekonomi, pembebasan aset yang dibekukan, serta hak pengayaan uranium untuk tujuan damai. Iran juga menuntut penghentian serangan Israel di Lebanon sebagai bagian dari paket kesepakatan.

Ketegangan Militer dan Posisi Keras Trump

Meski gencatan senjata dua pekan sempat disepakati untuk ruang diplomasi, situasi di lapangan tetap panas. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi pergerakan kapal perang untuk membuka jalur perdagangan, sementara pihak Iran mengklaim telah memukul mundur armada tersebut.

Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan tegas yang meremehkan hasil negosiasi tersebut. “Kami sedang membersihkan selat (Hormuz). Apakah kita mencapai kesepakatan atau tidak, itu tidak ada bedanya bagi saya,” kata Trump.

Dampak bagi Pasar Komoditas

Buntunya perundingan ini diprediksi akan kembali menekan pasar komoditas, terutama minyak mentah. Blokade berkepanjangan di Selat Hormuz meningkatkan risiko gangguan pasokan ke pasar internasional. Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa “pertempuran belum berakhir,” mengisyaratkan bahwa tekanan militer terhadap kemampuan nuklir Iran akan terus berlanjut.

  • Baca juga: Proyeksi Emas Sepekan: Global Bidik US$4.344, Logam Mulia Lokal Berpotensi Tembus Rp2,75 Juta

Hingga saat ini, dunia internasional masih menanti apakah ada ruang bagi negosiasi lanjutan sebelum masa gencatan senjata berakhir, mengingat tekanan global yang kian besar untuk mengakhiri konflik yang telah menelan ribuan korban jiwa ini. ***

Tags: blokade energiDonald TrumpGeopolitik Timur TengahHarga Minyak DuniaJD Vancenuklir IranPerang AS-Iran 2026perundingan IslamabadSelat Hormuz
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Transformasi 65 Tahun: Ikhtiar Bank Jakarta Menuju Episentrum Global

Selanjutnya

Berantas Rokok Ilegal, Pemerintah Tambah Lapisan Tarif CHT untuk Tarik Pelaku Usaha ke Sistem Legal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dibayangi Tekanan Tarif AS, Impor Vietnam Melesat 41,4%, Tembus Defisit US$ 3,59 Miliar

Dibayangi Tekanan Tarif AS, Impor Vietnam Melesat 41,4%, Tembus Defisit US$ 3,59 Miliar

oleh Stella Gracia
4 Agustus 2026 - 09:59

Ekspansi pabrik pacu impor, Vietnam cetak defisit dagang US$ 3,59 miliar pada Juli 2026 di tengah tekanan tarif dan pengawasan...

Terbitkan Sukuk US$ 1,5 Miliar, Malaysia Kembali ke Pasar Obligasi Dolar Setelah 5 Tahun

Terbitkan Sukuk US$ 1,5 Miliar, Malaysia Kembali ke Pasar Obligasi Dolar Setelah 5 Tahun

oleh Stella Gracia
24 Juli 2026 - 17:05

Malaysia kembali ke pasar obligasi dolar setelah 5 tahun dengan merilis sukuk US$ 1,5 miliar di tengah ancaman membengkaknya subsidi...

Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

oleh Stella Gracia
26 Juni 2026 - 11:10

Stabilitas.id – Sektor industri manufaktur Amerika Serikat (AS) dibayangi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang mengkhawatirkan. Laporan teranyar dari...

Cetak Rekor Tertinggi Sejak 1995, Bank of Japan (BoJ) Kerek Suku Bunga ke Level 1%

Cetak Rekor Tertinggi Sejak 1995, Bank of Japan (BoJ) Kerek Suku Bunga ke Level 1%

oleh Stella Gracia
17 Juni 2026 - 14:20

Stabilitas.id – Bank sentral Jepang, Bank of Japan (BoJ), resmi mengambil langkah agresif untuk mengakhiri era stimulus besar-besaran yang telah...

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

oleh Stella Gracia
21 Mei 2026 - 15:12

Stabilitas.id — Rapor merah membayangi roda perekonomian Negeri Tirai Bambu setelah seluruh sektor utama dilaporkan mengalami perlambatan secara merata sepanjang...

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:59

Stabilitas.id — Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengumumkan rencana pengenaan tarif dan pengetatan lalu lintas maritim...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Sepanjang Januari–September 2025, Bea Cukai Lakukan 22 Ribu Penindakan Nilai Rp6,8 Triliun

Berantas Rokok Ilegal, Pemerintah Tambah Lapisan Tarif CHT untuk Tarik Pelaku Usaha ke Sistem Legal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance