• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, September 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Leadership

Leader yang Berpegang Teguh Pada True North

oleh Sandy Romualdus
10 November 2025 - 22:52
14
Dilihat
Leader yang Berpegang Teguh Pada True North
0
Bagikan
14
Dilihat

Menghadapi ketidakpastian, leadership sejati tidak ditentukan oleh opini publik. Temukan pentingnya true north dalam memandu organisasi melompati krisis.

Oleh : Heru Kristiyana, Direktur Utama LPPI

  • Baca juga: The Busyness Trap

TANPA disadari, hampir semua dari kita sudah mulai terbiasa dengan hiruk pikuk dunia yang semakin lama semakin terobsesi dengan kecepatan, hasil instan, dan imej kepemimpinan yang dipoles sedemikian rupa sehingga tampak rupawan di depan publik. Namun semakin kita terbiasa dengan kenyataan itu, makin sering muncul pertanyaan di benak kita, apa artinya seorang pemimpin sejati.

Untuk mendapatkan jawaban yang singkat, kita bisa melihat yang ditulis oleh Bill George dalam bukunya “Authentic Leadership”. Menurut profesor manajemen dan pengajar pada Harvard Business School, pemimpin itu bukanlah tentang menjadi sempurna, melainkan menjadi otentik. Pemimpin sejati, tulis dia, tidak terombang-ambing oleh pujian atau tekanan publik, tetapi berpegang teguh pada “true north”—kompas batin yang menuntun mereka pada keputusan yang benar, bukan yang populer.

BERITA TERKAIT

The Busyness Trap

SESPIBANK® 82 Gandeng EDHEC Business School Paris, LPPI Pertajam Kompetensi Global Bankir Senior Indonesia

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Future Leader

Dalam lanskap bisnis yang kian kompetitif, kejujuran sering kali dianggap sebuah kemewahan, bukan keharusan. Banyak pemimpin lebih fokus membangun citra ketimbang karakter. Padahal, integritas adalah satu-satunya modal yang nilainya tak pernah terdepresiasi. Keputusan yang diambil tanpa kejujuran mungkin tampak menguntungkan di awal, tetapi sejatinya seperti gelembung di pasar finansial yang seringkali cepat mengembang namun lebih cepat lagi meletus.

Pemimpin sejati sangat paham bahwa reputasi tidak dibangun dari pidato atau kampanye komunikasi yang memikat, melainkan dari konsistensi antara kata dan tindakan. Mereka tidak sekadar berkata “saya percaya pada tim”, tetapi benar-benar memberi ruang bagi timnya untuk tumbuh. Mereka tidak hanya berbicara tentang transparansi, tetapi juga berani mengakui kesalahan. Di dunia yang haus akan pencitraan, kejujuran menjadi bentuk keberanian yang paling langka.

Pemimpin sejati memahami bahwa kekuatan sebuah organisasi atau lembaga yang dipimpinnya, tidak terletak pada keseragaman, melainkan pada keragaman bakat dan karakter. Alih-alih berusaha mencetak semua orang dalam pola yang sama, pemimpin sejati justru membiarkan kekuatan unik setiap individu anggota tim tumbuh, seperti seorang dirigen yang memadukan berbagai alat musik untuk menciptakan harmoni.

  • Baca juga: SESPIBANK® 82 Gandeng EDHEC Business School Paris, LPPI Pertajam Kompetensi Global Bankir Senior Indonesia

Dengan pola itu mereka kemudian mendapatkan kepercayaan. Kepercayaan yang ia dapatkan dari sekelilingnya tidak lahir dari kekuasaan, melainkan dari presence—kehadiran penuh seorang pemimpin yang membuat orang lain merasa dihargai dan dilihat. Di ruang rapat, itu berarti mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Di masa krisis, itu berarti berkata jujur, bahkan ketika kebenaran tidak nyaman.

Dalam dunia yang penuh ambiguitas dan tekanan, pemimpin sejati berpegang pada arah yang tidak berubah—“true north” mereka. Bill George mengatakan dalam sebuah wawancara, “Before you can become an authentic leader, you have to know who you are. That’s your true north.” Pemimpin sejati tahu siapa dirinya, apa yang ia perjuangkan, dan mengapa ia memilih jalan itu.

Mereka tidak membiarkan arus opini publik menentukan arah, melainkan menavigasi organisasi mereka dengan kompas nilai yang kokoh. Karena pada akhirnya, visi tanpa nilai hanyalah ambisi, dan ambisi tanpa integritas hanyalah kehampaan yang berkilau.

Meski demikian, menemukan true north bukan proses sekali jadi. Ia hasil dari refleksi, pengalaman, dan ujian integritas yang terus berulang. Terlihat sederhana memang, justru karena itulah ia sering diabaikan.

Di era yang cepat berubah, ketidakpastian membuat ukuran kesuksesan seringkali terdistorsi. Pemimpin yang memiliki true north tidak sekadar bertahan, mereka membangun kepercayaan, memberi arah bagi tim, dan mengundang partisipasi luas karena fondasinya jelas: nilai-nilai yang hidup, keputusan yang konsisten, dan tujuan yang membuat lembaganya berkembang dan disegani.

Pemimpin yang berpegang pada true north mampu melihat melampaui keuntungan sesaat. Mereka memahami bahwa jalan yang mereka pilih tidak hanya memengaruhi diri mereka sendiri, melainkan memberi makna bagi banyak orang—karyawan, pelanggan, mitra, komunitas yang lebih luas. Ketika keputusan sulit diambil, arah yang jelas membantu setiap orang di organisasi untuk menyingkirkan noise, fokus pada apa yang diyakini benar, dan menempuh langkah yang konsisten.

  • Baca juga: Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Gaya kepemimpinan true north selalu berpegang pada transparansi ketika berkomunikasi tentang tujuan, nilai, dan keputusan. Mereka berani mengakui kesalahan dan belajar dari kegagalan tanpa menyerahkan prinsip inti. Ketika menghadapi dilema etika, pemimpin sejati tetap berpihak pada transparansi walaupun keputusannya tidak populer. Saat ada tekanan politik atau bisnis, pemimpin memilih solusi yang menjaga martabat organisasi. Dalam masa krisis, ia tidak menyalahkan pihak lain, tetapi berdiri di depan dan memikul tanggung jawab

Kepemimpinan bukan soal berapa banyak orang yang mengikuti kita, tetapi seberapa dalam kita tetap setia pada arah kompas batin kita —itulah true north. ***

Tags: Direktur Utama LPPIHeru Kristiyanakolom leadership
 
 
 
 
 
Sebelumnya

OJK – BI, dan KP2MI Sinergi Edukasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia

Selanjutnya

Transaksi Digital Tumbuh 44%, CIMB Niaga Gaspol Pengembangan OCTO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

The Busyness Trap

The Busyness Trap

oleh Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 13:22

Kali ini Heru Kristiyana mengulas fenomena The Busyness Trap dalam kepemimpinan korporasi modern. Simak pentingnya deep work dan kejernihan berpikir...

Future Leader

Future Leader

oleh Sandy Romualdus
10 Maret 2026 - 23:14

Spesialis vs Generalis? Simak ulasan kriteria future leader yang memadukan kedalaman kompetensi dan keluasan visi demi menavigasi ketidakpastian. Oleh : Heru...

Speak With Candor

Speak With Candor

oleh Sandy Romualdus
10 Januari 2026 - 23:03

Jujur, empati, dan jelas. Intip pentingnya "speak with candor" dalam leadership saat menghadapi situasi krisis agar tidak menciptakan ketidakpastian. Oleh...

Maverick Leader

Maverick Leader

oleh Sandy Romualdus
10 Oktober 2025 - 22:08

Masalah hari ini tidak bisa diselesaikan dengan logika kemarin. Simak pentingnya Maverick Leader dalam leadership modern untuk memecah kebuntuan bisnis....

The Power of Listening

The Power of Listening

oleh Sandy Romualdus
30 Agustus 2025 - 21:59

Satu mulut, dua telinga. Simak mengapa kemampuan mendengarkan adalah "master skill" yang wajib dimiliki pemimpin untuk menjaga kepercayaan tim. Oleh...

Inovasi dan Keberanian Eksekusi

Inovasi dan Keberanian Eksekusi

oleh Sandy Romualdus
1 Juli 2025 - 21:48

Ide hebat bukan jaminan sukses bisnis. Intip ulasan pentingnya eksekusi tepat waktu dan kolaborasi tim sebagai kunci utama leadership yang...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Implementasi Sustainable Finance, Portofolio ESG BRI Tembus Rp842,1 Triliun di Triwulan II 2026

Evaluasi Standar Global, KRQA-SQC Gelar Audit Terintegrasi di PT Trans Yeong Maritime

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

Genjot Penetrasi Merchant di Kota Kembang, Bank BSN Rilis Program Serbu Ekosistem

Lintasarta Rilis Bandwidth on Demand untuk Akselerasi Infrastruktur Digital Perbankan

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Prof. Syafii Antonio Usulkan Alokasi 15% Dana APBN dan BUMN untuk Pacu Bank Syariah

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Transaksi Digital Tumbuh 44%, CIMB Niaga Gaspol Pengembangan OCTO

Transaksi Digital Tumbuh 44%, CIMB Niaga Gaspol Pengembangan OCTO

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance