• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, September 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Life Style Kesehatan

Menkeu Terus Dorong Penguatan di Bidang Kesehatan

Pandemi covid-19 meninggalkan scarring effect terhadap perekonomian dunia

oleh Stella Gracia
2 Oktober 2022 - 07:19
11
Dilihat
Menkeu Terus Dorong Penguatan di Bidang Kesehatan
0
Bagikan
11
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Negara G20 akan terus berupaya untuk mendorong transformasi di bidang Kesehatan pada presidensi G20. Hal ini termasuk mendirikan financial intermediary facility, yaitu fasilitas keuangan yang akan memberikan dukungan agar lebih siap menghadapi pandemi.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam UOB Annual Economic Outlook 2023 bertajuk “Emerging Stronger in Unity and Sustainably”, pada Kamis (29/9/22).

  • Baca juga: Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

“Kenapa? karena pandemi covid-19 bukanlah pandemi terakhir. Dan oleh karena itu Indonesia dan dunia harus lebih siap agar kalau nanti terjadi pandemi berikutnya kita sudah memiliki persiapan yang lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Menkeu.

BERITA TERKAIT

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

Seperti diketahui, pandemi covid-19 telah meninggalkan efek luka memar atau scarring effect yang sangat dalam terhadap perekonomian dunia.

“Pandemi yang terjadi tahun 2020 bukan hanya masalah neraca keuangan. Dia adalah ancaman jiwa. Ancaman jiwa itu berkonsekuensi kepada policy pembatasan, dan pembatasan itu memukul sangat dalam terutama para pelaku usaha kecil,” lanjut Menkeu.

  • Baca juga: Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Untuk itu, instrumen fiskal Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hadir langsung dalam bentuk bantalan sosial kepada masyarakat serta pelaku usaha kecil dan menengah, untuk meredam scarring Effect akibat pandemi covid-19. Tidak hanya itu, kini APBN juga kembali hadir sebagai shock absorber untuk menahan guncangan akibat gelombang volatilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menteri Keuangan mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan keuangan secara extraordinary selama menghadapi pandemi. Dengan berbagai upaya itu, Indonesia mampu menjadi salah satu dari sedikit negara yang pemulihan ekonominya sangat cepat.

“Pada saat penanganan pandeminnya relatif baik, ekonomi kita juga pulih relatif lebih cepat dan juga cukup kuat,” ungkap Menkeu.

Meski begitu, pemerintah akan terus berhati-hati, fleksibel dan tetap akuntabel dalam menghadapi berbagai ketidakpastian global, terutama yang bersumber dari penyakit, climate change, dan geopolitical tension.

  • Baca juga: Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI "Menagih" Kemenkeu di Senayan

Dalam penutupnya, Menkeu berharap agar pandemi saat ini dapat dijadikan pembelajaran untuk terus memupuk kerjasama dalam menjaga bangsa negara Indonesia dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Saya berharap kita bisa bersama-sama apapun bisnis anda, apapun tugas anda, apapun posisi anda, kita menjaga Indonesia bersama sehingga 2023. Indonesia tetap optimis, namun waspada,” tutup Menkeu.***

Tags: #kemenkeu#Sri Mulyani IndrawatiG20kementerian keuanganKesehatan DuniamenkeuPresidensi G20WHO
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Menkeu: Data Sangat Penting untuk Membuat Kualitas Kebijakan yang Baik

Selanjutnya

Perluas Sinergi Perbankan, BNI Gandeng Bank Jateng

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Beban Kanker Indonesia Diprediksi Naik 63%, Penanganan Lansia Fokus pada Kualitas Hidup

Beban Kanker Indonesia Diprediksi Naik 63%, Penanganan Lansia Fokus pada Kualitas Hidup

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 11:21

Stabilitas.id – Indonesia menghadapi tantangan besar dalam penanganan penyakit tidak menular, khususnya kanker. Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) memproyeksikan beban...

Anak Terlihat Sehat Tapi Kurang Gizi? Waspadai Hidden Hunger

Anak Terlihat Sehat Tapi Kurang Gizi? Waspadai Hidden Hunger

oleh Stella Gracia
23 Januari 2026 - 16:29

Stabilitas.id — Sebagai orang tua, rasanya lega melihat anak aktif, ceria, dan berat badannya terlihat normal. Tapi tahukah Ayah dan Bunda,...

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

oleh Stella Gracia
31 Desember 2025 - 11:22

Stabilitas.id - Di tengah masih tingginya angka kanker serviks di Indonesia yang menempati peringkat kedua kanker terbanyak pada perempuan dengan...

Setiap Menit Begitu Berharga: Stroke Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

Setiap Menit Begitu Berharga: Stroke Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

oleh Stella Gracia
28 November 2025 - 07:58

Stabilitas.id — Stroke masih menjadi ancaman terbesar bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Data WHO 2020 mencatat lebih dari 357.000 kematian per...

Diabetes, Mother of Diseases : Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki

Diabetes, Mother of Diseases : Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki

oleh Sandy Romualdus
19 November 2025 - 08:18

Stabilitas.id - Diabetes bukan sekadar penyakit gula darah tinggi. Lebih dari itu, kondisi ini menjadi akar dari banyak penyakit kronis...

BNI Perkuat Program Penurunan Stunting di NTT dan Banten

BNI Perkuat Program Penurunan Stunting di NTT dan Banten

oleh Sandy Romualdus
2 September 2025 - 18:40

JAKARTA, Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar serangkaian program intervensi gizi dan kesehatan sebagai aksi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Pacu Sustainable Finance: Siasat Berantas Greenwashing dan Rebut Pasar Karbon Asia

Sasar Pemilik Bisnis Jatim, CIMB Niaga Rilis Layanan Terpadu Preferred BOSS di Gelaran Wealth Xpo

Kawal Pengawasan Internal, Bank Danamon Tunjuk Wenny Ayupramesti Jadi Plt Kepala Audit

Kurang 1,26 Persen Lagi, Bank JTrust Kebut Ambang Batas Free Float BEI

Fitch Jatuhkan Peringkat Pos Indonesia ke Level ‘C’, Ancaman Gagal Bayar di Depan Mata

Bentengi UMKM dari Fraud: Kemnaker Luncurkan Sertifikasi Manajemen Risiko Microbanking

Bukti Nyata Diversity, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026

Bayang-bayang FOMC: Kenaikan Bunga The Fed Siap Beri Tekanan Jangka Pendek ke IHSG

Kejutan The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.705

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Menjadi Bank Berkapasitas Global, Ini Strategi BNI

Perluas Sinergi Perbankan, BNI Gandeng Bank Jateng

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance