• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tren Kontraksi Berakhir, Penerimaan Pajak Semester I-2026 Melonjak 24,6% Jadi Rp 1.035,7 Triliun

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 14:06
32
Dilihat
Tren Kontraksi Berakhir, Penerimaan Pajak Semester I-2026 Melonjak 24,6% Jadi Rp 1.035,7 Triliun

Raker Banggar dengan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia Penyampaian Pokok-pokok Laporan Realisasi Semester I oleh Menkeu dan Penyampaian Prognosis Semester II Pelaksanaan APBN TA 2026_CHY_202607070020028

0
Bagikan
32
Dilihat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi penerimaan pajak Semester I-2026 melonjak 24,6% yoy menjadi Rp 1.035,7 triliun berkat sistem Coretax dan kuatnya konsumsi.

Stabilitas.id – Penerimaan perpajakan menunjukkan performa impresif pada paruh pertama tahun ini. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melaporkan realisasi penerimaan pajak hingga akhir Semester I-2026 telah menembus angka Rp 1.035,7 triliun.

Torehan tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 24,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Capaian ini sekaligus menandai pembalikan arah (turnaround) yang solid dari tren kontraksi pertumbuhan yang sempat membayangi periode-periode sebelumnya. Secara akumulatif, realisasi ini sudah mengamankan 43,9% dari total target yang ditetapkan dalam APBN 2026.

Dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa lonjakan ini dipicu oleh stabilitas ekonomi domestik, langkah intensifikasi-ekstensifikasi proaktif, serta efektivitas implementasi sistem perpajakan baru, Coretax.

BERITA TERKAIT

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

S&P Tahan Rating RI, Menkeu Purbaya: Sentimen Negatif Sirna, Siap-Siap Beli Saham!

Pastikan Efisiensi Anggaran MBG 2026, Kopdes Wajib Lolos Audit BPKP

Rasio Utang RI Tembus 40,54% PDB di 2025, Menkeu Purbaya Tegaskan APBN Tetap Sehat

“Ini tumbuh signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang saya bilang tadi negatif,” ujar Purbaya di Gedung DPR RI, Selasa (7/7).

Menkeu tidak menampik bahwa sistem Coretax terintegrasi yang baru berjalan tersebut masih menyisakan sejumlah catatan kelemahan teknis. Namun, dampaknya terhadap optimalisasi pos penerimaan negara terbukti sangat signifikan.

“Jadi walaupun Coretax ada cacatnya, tapi dampaknya cukup signifikan juga untuk meningkatkan pendapatan perpajakan. Kita akan perbaiki terus kelemahan-kelemahan di Coretax supaya ke depan masyarakat semakin gampang menggunakannya sehingga pajak naik lagi,” imbuhnya.

Rincian Realisasi Berdasarkan Jenis Pajak

Hampir seluruh pilar kelompok jenis pajak mencatatkan rapor hijau sepanjang semester pertama ini. Pertumbuhan tertinggi dibukukan oleh sektor Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM yang melonjak hingga 42,2% yoy dengan nilai Rp 380 triliun, mengonfirmasi bahwa daya beli masyarakat dan konsumsi domestik masih sangat bergeliat.

Berikut adalah tabel rincian realisasi penerimaan berdasarkan jenis pajak hingga akhir Juni 2026:

Jenis Pajak Realisasi Semester I-2026 Pertumbuhan (YoY) Faktor Pendorong Utama
PPN & PPnBM Rp 380,0 triliun 42,2% Konsumsi domestik kuat & aktivitas ekonomi membaik.
PPh Badan (+ Deposit) Rp 196,1 triliun 28,6% Pemulihan profitabilitas dunia usaha nasional.
PPh Orang Pribadi, PPh 21 (+ Deposit) Rp 146,0 triliun 13,6% Stabilitas pasar tenaga kerja dan penyerapan pendapatan.
PPh Final, PPh 22, & PPh 26 Rp 159,9 triliun 1,4% Kontribusi aktivitas transaksi spesifik yang tetap stabil.

Sektor Perdagangan Jadi Motor Utama

Secara sektoral, struktur penerimaan pajak kian merata dan tidak lagi menunjukkan ketergantungan pada satu industri tunggal. Sektor perdagangan tampil sebagai kontributor terbesar dengan porsi mencapai 25,6% dari total penerimaan, disusul oleh sektor industri pengolahan (manufaktur) yang memegang pangsa 22,8%.

Dari sisi akselerasi pertumbuhan lapangan usaha, berikut rincian performa sektor-sektor penopang utama:

  • Sektor Perdagangan: Melesat dengan kenaikan tertinggi sebesar 45,9%, didorong oleh apresiasi harga komoditas global dan masifnya aktivitas perdagangan berbasis digital (e-commerce).

  • Sektor Pertambangan: Tumbuh positif sebesar 22,8%, utamanya ditopang oleh kinerja dari subsektor minyak dan gas bumi (migas).

  • Sektor Industri Pengolahan: Mencatatkan pertumbuhan sebesar 19,9%, terimbas efek perbaikan margin profitabilitas pada subsektor industri kelapa sawit (CPO).

Selain tiga sektor utama di atas, tren pemulihan ekonomi ini terpantau ikut menyebar ke sektor sekunder lainnya seperti sektor pengangkutan, konstruksi, real estat, hingga jasa perusahaan.

Guna menjaga konsistensi tren positif ini hingga akhir tahun anggaran 2026, Kementerian Keuangan berkomitmen untuk memperketat sistem pengawasan kepatuhan wajib pajak berbasis risiko (risk-based compliance) serta memaksimalkan integrasi pemanfaatan data pihak ketiga. ***

Tags: Anggaran NegaraBanggar DPRCoretax Systemkementerian keuangankonsumsi domestikPenerimaan pajak 2026PPh BadanPPN NaikPurbaya Yudhi Sadewa
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Dongkrak Likuiditas Sukuk Negara, BEI Luncurkan Fitur Repo SBSN di Platform SPPA

Selanjutnya

OJK Catat DPK Bank Tembus Rp 10.294 Triliun per Mei 2026, Likuiditas Aman di Tengah Ekspansi Kredit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

oleh Stella Gracia
21 Juli 2026 - 13:38

Kemnaker tegaskan perusahaan mitra Program MagangHub 2026 wajib terdaftar di WLKP. Simak syarat lengkap dan cara verifikasinya di sini. Stabilitas.id...

Atasi Hambatan Investasi, Satgas P2SP Selesaikan 58 Aduan Pelaku Usaha hingga April 2026

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

oleh Stella Gracia
17 Juli 2026 - 07:22

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak. Strategi difokuskan pada ekstensifikasi dan kepatuhan pajak jualan online....

Tren Kontraksi Berakhir, Penerimaan Pajak Semester I-2026 Melonjak 24,6% Jadi Rp 1.035,7 Triliun

Pastikan Efisiensi Anggaran MBG 2026, Kopdes Wajib Lolos Audit BPKP

oleh Stella Gracia
16 Juli 2026 - 06:29

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 akan diefisiensikan. Kemenkeu siap tutup SPPG yang bermasalah....

BI: Uang Beredar Naik 7,34%, Efek Pelonggaran Moneter dan Dorongan Fiskal Pemerintah

S&P Tahan Rating Utang RI di Level BBB, BI Sebut Bukti Kepercayaan Global Tetap Solid

oleh Stella Gracia
15 Juli 2026 - 14:59

Bank Indonesia (BI) menyambut positif keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level BBB dengan outlook...

Menkeu Purbaya Targetkan Rp60 Triliun dari Penunggak Pajak, Ada Bos Besar Masuk Radar

Rasio Utang RI Tembus 40,54% PDB di 2025, Menkeu Purbaya Tegaskan APBN Tetap Sehat

oleh Sandy Romualdus
15 Juli 2026 - 14:52

Meta Description: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rasio utang RI tahun 2025 sebesar 40,54% PDB masih aman di bawah...

Enam Gebrakan Purbaya dalam Sebulan Pimpin Kemenkeu

Laporan APBN 2025: Di Tengah Gejolak Global, Ekonomi RI Tumbuh 5,11%

oleh Stella Gracia
15 Juli 2026 - 13:53

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan pertanggungjawaban APBN 2025. Di tengah gejolak global, ekonomi RI tumbuh 5,11% dan defisit terjaga...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Persaingan Asuransi Makin Ketat, Ini Daftar Market Leaders 2026

Volume Transaksi BNIdirect Tembus Rp 15,39 Triliun, BNI Dinobatkan Jadi Best SME Bank

Minat Jadi Mitra MagangHub 2026? Kemnaker Tegaskan Perusahaan Wajib Terdaftar di WLKP

The Busyness Trap

Stabilitas Edisi 224 : Alarm Waspada dari Bank Sentral

Marak CS Palsu dan Modus Galbay, SPinjam Imbau Pengguna Gunakan Kanal Resmi

OJK Siapkan Tiga Fokus Strategis Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

OJK Blokir 32.454 Rekening Judi Online, Perbanas Perketat Sistem Pengawasan Fraud

Pacu Bisnis Konsumer, BRI Kembali Siapkan KKB Expo Serentak di 131 Titik

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

OJK Catat DPK Bank Tembus Rp 10.294 Triliun per Mei 2026, Likuiditas Aman di Tengah Ekspansi Kredit

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance