• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, September 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

APBN Area Jabar Cetak Surplus Rp 22,02 Triliun, Menkeu Wanti-Wanti Disiplin Anggaran

oleh Stella Gracia
26 Agustus 2026 - 11:36
17
Dilihat
Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia
0
Bagikan
17
Dilihat

APBN Jabar cetak surplus Rp 22,02 triliun disokong penerimaan pajak industri pengolahan. Menkeu Purbaya minta belanja tak korbankan masyarakat.

Stabilitas.id – Kementerian Keuangan mencatatkan kinerja anggaran negara di tingkat daerah berada dalam posisi yang sangat solid. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pelaksanaan APBN di Provinsi Jawa Barat (Jabar) membukukan surplus regional sebesar Rp 22,02 triliun hingga posisi akhir Juli 2026.

  • Baca juga: Kemenkeu Peduli Salurkan Bantuan Logistik Rp 565,2 Juta untuk Pengungsi Gempa Nusa Tenggara Timur

Surplus fiskal tersebut berasal dari akumulasi pendapatan negara yang mencapai Rp 85,61 triliun, sementara realisasi belanja negara di wilayah Jabar tercatat sebesar Rp 63,59 triliun.

“Kita ingin memastikan APBN di Jawa Barat tidak berhenti pada laporan penyerapan anggaran di atas kertas saja, tetapi hadir nyata dalam bentuk aktivitas ekonomi, dukungan usaha, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Menkeu Purbaya saat meninjau pelaksanaan APBN Jabar di Kota Bandung, Senin (24/8/2026).

BERITA TERKAIT

Kemenkeu Peduli Salurkan Bantuan Logistik Rp 565,2 Juta untuk Pengungsi Gempa Nusa Tenggara Timur

Komisi XI DPR dan Kemenkeu Tinjau Gempa Flores: Pemulihan Bencana Tidak Berhenti di Fase Tanggap Darurat

Strategi Tekan Utang Negara: Kemenkeu Janji Bersihkan Tata Kelola Pemungutan Pajak Tanpa Naikkan Tarif

Bahas RUU PFII Bersama DPR, Menkeu Purbaya Siapkan Fondasi Pusat Keuangan Global

Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama

Penerimaan negara di Jabar tumbuh 6,81% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dari total pendapatan tersebut, sektor perpajakan menyumbang porsi terbesar yaitu Rp 81,30 triliun atau tumbuh 7,35% yoy. Khusus untuk penerimaan pajak murni, nilainya mencapai Rp 63,84 triliun (melonjak 10,41% yoy), diikuti oleh penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp 17,46 triliun.

Sektor industri pengolahan terbukti menjadi mesin utama penggerak ekonomi Jabar dengan menyumbang Rp 30,60 triliun atau setara 47,93% dari total penerimaan pajak regional. Kinerja APBN yang positif ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Jabar triwulan II-2026 yang tumbuh kuat 5,73% yoy, disertai neraca perdagangan yang mencetak surplus US$ 13,79 miliar sepanjang Januari–Juli 2026.

  • Baca juga: Komisi XI DPR dan Kemenkeu Tinjau Gempa Flores: Pemulihan Bencana Tidak Berhenti di Fase Tanggap Darurat

Di sisi pengeluaran, meski total belanja negara sedikit terkontraksi 1,45% yoy akibat penyesuaian jadwal transfer, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) justru melonjak 28,86% yoy menjadi Rp 26,61 triliun. Lonjakan tertinggi terjadi pada belanja modal yang melesat 115,37% yoy menjadi Rp 3,11 triliun. Sementara itu, instrumen Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Desa telah terealisasi sebesar Rp 36,98 triliun (59,82% dari pagu).

Dukungan sektor usaha juga berjalan aktif lewat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 23,24 triliun kepada 357,3 ribu debitur, serta pembiayaan Ultra Mikro (UMi) bernilai Rp 1,31 triliun bagi 226,4 ribu debitur di Jabar.

Larang Pergeseran Anggaran yang Mengorbankan Rakyat

Dalam kunjungan mendadak (sidak) ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Jabar, Menkeu Purbaya menekankan pentingnya disiplin anggaran yang ketat di seluruh satuan kerja. Purbaya secara tegas melarang adanya praktik pergeseran anggaran program masyarakat untuk menutup kekurangan pagu belanja pegawai pada akhir tahun.

“Kebutuhan belanja pegawai harus direncanakan secara tepat sejak awal agar tidak memicu pagu minus. Pergeseran anggaran untuk menutup kekurangan belanja pegawai tidak boleh mengorbankan program yang berdampak langsung kepada rakyat, kecuali dalam kondisi yang sangat mendesak,” tegas Purbaya.

  • Baca juga: Strategi Tekan Utang Negara: Kemenkeu Janji Bersihkan Tata Kelola Pemungutan Pajak Tanpa Naikkan Tarif

Dalam sidak tersebut, Purbaya mengevaluasi penyerapan tiga Program Strategis Nasional (PSN) di Jawa Barat:

  • Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP): Memantau survei dan kesiapan pembangunan dari target 5.970 unit koperasi di Jabar.
  • Sekolah Rakyat: Meninjau 26 lokasi fasilitas pendidikan yang telah dilengkapi smartboard dan laptop bagi setiap siswa. Menkeu meminta fasilitas ini lebih gencar dipromosikan ke publik.
  • Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG): Meninjau 275 unit SPPG berkapasitas 1.600–2.800 porsi untuk balita, siswa, hingga ibu hamil. Menkeu menginstruksikan Ditjen Perbendaharaan membuat indeks kualitas SPPG berskala 1–5 guna membandingkan efektivitas layanan antarwilayah secara nasional.

***

Tags: APBN Regional Jawa Barat 2026Menkeu Purbaya Yudhi SadewaPajak Industri PengolahanSekolah Rakyat DJPbSPPG Pemenuhan GiziSurplus APBN Jabar
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Transformasi SDM Topang Kinerja Bisnis, BTN Borong Empat Penghargaan Human Capital 2026

Selanjutnya

Kerugian Kerjahatan Siber Tembus Rp 9,1 Triliun, Bank Neo Commerce Beberkan 5 Tips Berantas Scam Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Evaluasi Standar Global, KRQA-SQC Gelar Audit Terintegrasi di PT Trans Yeong Maritime

Evaluasi Standar Global, KRQA-SQC Gelar Audit Terintegrasi di PT Trans Yeong Maritime

oleh Sandy Romualdus
12 September 2026 - 12:54

KRQA-SQC Certification Services melaksanakan audit terintegrasi terhadap PT Trans Yeong Maritime mencakup standar ISO, ISM Code, dan MLC 2006 guna...

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

oleh Stella Gracia
12 September 2026 - 09:37

Bank Indonesia memprakirakan Indeks Penjualan Riil (IPR) Agustus 2026 tetap tumbuh 0,5% secara tahunan, ditopang kuat oleh kelompok suku cadang...

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

Kewajiban Neto Investasi Internasional RI Susut Jadi USD197,4 Miliar di Triwulan II 2026

oleh Stella Gracia
11 September 2026 - 08:31

Bank Indonesia mencatat Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada triwulan II 2026 mengalami penurunan kewajiban neto menjadi USD197,4 miliar, ditopang...

Sarjito Resmi Dilantik Jadi KE Pengawas BMKS, Bidik Status Price Maker Komoditas Global

Balé by BTN Bikin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

oleh Stella Gracia
10 September 2026 - 09:31

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengintegrasikan super app balé by BTN dan layanan O2O di Harpropnas Fest 2026...

Sarjito Resmi Dilantik Jadi KE Pengawas BMKS, Bidik Status Price Maker Komoditas Global

Dari ThruCrete hingga Bata Interlock, SIG Tawarkan Solusi Konstruksi Ramah Lingkungan Ber-TKDN 90%

oleh Stella Gracia
10 September 2026 - 09:31

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendorong adopsi bahan bangunan rendah karbon melalui ajang Green Building Festival 2026 di lima...

Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 15:06

Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2026 meningkat ke level 118,5, ditopang optimisme penghasilan dan ketersediaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Implementasi Sustainable Finance, Portofolio ESG BRI Tembus Rp842,1 Triliun di Triwulan II 2026

Evaluasi Standar Global, KRQA-SQC Gelar Audit Terintegrasi di PT Trans Yeong Maritime

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

Genjot Penetrasi Merchant di Kota Kembang, Bank BSN Rilis Program Serbu Ekosistem

Lintasarta Rilis Bandwidth on Demand untuk Akselerasi Infrastruktur Digital Perbankan

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Prof. Syafii Antonio Usulkan Alokasi 15% Dana APBN dan BUMN untuk Pacu Bank Syariah

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Kerugian Kerjahatan Siber Tembus Rp 9,1 Triliun, Bank Neo Commerce Beberkan 5 Tips Berantas Scam Digital

Kerugian Kerjahatan Siber Tembus Rp 9,1 Triliun, Bank Neo Commerce Beberkan 5 Tips Berantas Scam Digital

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance