• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Gencarkan Pendanaan, Total Emisi Obligasi dan Sukuk di BEI Tembus Rp67,84 Triliun

oleh Stella Gracia
26 Mei 2026 - 09:02
34
Dilihat
Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten
0
Bagikan
34
Dilihat

Stabilitas.id — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan aktivitas penghimpunan dana korporasi melalui instrumen surat utang di pasar modal domestik bergerak semakin ekspansif. Otoritas bursa mencatat, akumulasi nilai penerbitan emisi obligasi dan sukuk sepanjang tahun berjalan (ytd) hingga akhir Mei 2026 telah menembus angka Rp67,84 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad memaparkan bahwa sepanjang periode perdagangan tanggal 18 hingga 22 Mei 2026, papan pencatatan bursa diramaikan oleh masuknya dua obligasi konvensional dan satu instrumen sukuk ijarah baru dari emiten strategis.

  • Baca juga: Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

“Tambahan tersebut menggenapkan akumulasi penerbitan obligasi dan sukuk sepanjang tahun buku 2026 menjadi total 62 emisi yang dirilis oleh 41 emiten dengan total nilai Rp67,84 triliun,” urai Kautsar dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (26/6/2026).

BERITA TERKAIT

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

Masuk Roadmap Tahun Ke-4, Danantara Bakal Go Public-kan Deretan BUMN Raksasa

Dukung Modal Kerja, Hartadinata (HRTA) Perpanjang Kredit Rp 2,175 Triliun dari Bank Mandiri

Tiga emiten besar di sektor energi dan logistik pelayaran menjadi motor utama penggerak emisi surat utang teranyar pada pekan ketiga Mei 2026:

1. PT TBS Energi Utama Tbk. (IDX: TOBA)

Pada Senin (18/5), emiten energi terintegrasi ini meresmikan pencatatan Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap III Tahun 2026 senilai Rp175 miliar. Surat utang ini mengantongi peringkat ketahanan keuangan idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dengan mempercayakan PT Bank Mega Tbk. bertindak sebagai wali amanat (trustee).

2. PT Energi Mega Persada Tbk. (IDX: ENRG)

Menyusul di hari Jumat (22/5), perusahaan hulu minyak dan gas bumi milik Grup Bakrie ini mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 dengan jumlah pokok yang lebih jumbo, yakni sebesar Rp500 miliar. Instrumen utang ENRG ini meraih peringkat idA+ (Single A Plus) dari Pefindo, dengan menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai wali amanat.

  • Baca juga: Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

3. PT Samudera Indonesia Tbk. (IDX: SMDR)

Di hari yang sama, raksasa logistik dan pelayaran nasional ini menerbitkan instrumen keuangan berbasis syariah lewat Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026 bernilai Rp700 miliar. Sukuk ini mendapatkan rating investasi idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dari Pefindo, dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mengawal sebagai wali amanat penjamin.

Tembus Rp569,01 Triliun

Dengan masuknya tiga emisi kakap tersebut, total kompilasi surat utang korporasi yang aktif dan tercatat di BEI saat ini bertengger di angka 697 emisi. Efek utang tersebut dikelola secara kolektif oleh 135 perusahaan tercatat.

Secara makro, total nilai sisa imbalan atau pokok utang yang belum jatuh tempo (outstanding value) dari 697 emisi korporasi tersebut mencapai Rp569,01 triliun ditambah denominasi valuta asing sebesar US$148,82 juta.

Di sisi lain, papan instrumen pendapatan tetap (fixed income) BEI masih didominasi kuat oleh portofolio Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan pemerintah. Hingga akhir Mei 2026, tercatat ada 188 seri SBN yang melantai di bursa dengan akumulasi nilai nominal yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp6.803,28 triliun dan US$352,10 juta.

Sementara itu, untuk instrumen keuangan terstruktur berupa Efek Beragun Aset (EBA), bursa mencatat sebanyak 7 emisi aktif dengan nilai kapitalisasi sebesar Rp3,67 triliun. Tingginya angka penyerapan pasar ini mencerminkan solidnya tingkat kepercayaan para manajer investasi domestik terhadap fundamental dan likuiditas iklim usaha di Indonesia. ***

  • Baca juga: Masuk Roadmap Tahun Ke-4, Danantara Bakal Go Public-kan Deretan BUMN Raksasa

Postur Struktur Pasar Pendapatan Tetap (Fixed Income) BEI (Mei 2026)

Komponen Surat Berharga / Efek Jumlah Emisi / Seri Terdaftar Nilai Nominal Rupiah (IDR) Nilai Nominal Dolar (USD) Institusi Pengawas / Wali Amanat
Total Emisi YTD (2026) 62 Emisi (41 Emiten) Rp67,84 Teriliun – Pengawasan Pefindo / Multi-Bank
Pencatatan Baru (TOBA) Koridor Obligasi Konvensional Rp175,00 Miliar – Peringkat idA / Wali Amanat Bank Mega
Pencatatan Baru (ENRG) Koridor Obligasi Konvensional Rp500,00 Miliar – Peringkat idA+ / Wali Amanat Bank BRI
Pencatatan Baru (SMDR) Koridor Sukuk Ijarah Syariah Rp700,00 Miliar – Peringkat idA+(sy) / Wali Amanat BSI
Total Akumulasi Korporasi 697 Emisi (135 Emiten) Rp569,01 Triliun US$148,82 Juta Total Outstanding Pasar Modal
Surat Berharga Negara (SBN) 188 Seri Sovereign Bond Rp6.803,28 Triliun US$352,10 Juta Portofolio Utama Kemenkeu RI
Efek Beragun Aset (EBA) 7 Paket Emisi Struktural Rp3,67 Triliun – Instrumen Sekuritisasi Likuid

Tags: BEIBursa Efek IndonesiaEnergi Mega PersadaENRGKautsar Primadi NurahmadObligasi KorporasiOutstanding Surat UtangPefindoSamudera IndonesiaSMDRsukuk ijarahSurat Berharga NegaraTBS Energi UtamaTOBA
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Pangkas 48 Anak Usaha, BP BUMN dan Danantara Rampingkan Struktur Telkom Group

Selanjutnya

Perkuat Rantai Pasok, Pegadaian dan Antam Jalin Kerja Sama Jual Beli Logam Mulia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lanjutan Sukses ORI030, Sukuk Ritel SR025 Ditargetkan Garap Potensi Reinvestasi Investor

Lanjutan Sukses ORI030, Sukuk Ritel SR025 Ditargetkan Garap Potensi Reinvestasi Investor

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2026 - 09:27

Kementerian Keuangan rilis Sukuk Ritel SR025 pada 21 Agustus–16 September 2026. Indef sebut prospek SR025 kuat usai rekor penjualan ORI030...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2026 - 09:00

MSCI pertahankan status Emerging Market Indonesia, tetapi mendepak 10 saham RI termasuk GOTO, BUKA, ARTO, & SMGR. OJK optimistis dampaknya...

Tahan Volatilitas Global, Bank DBS dan Mandiri Investasi Dorong Diversifikasi Aset di Pasar Asia

Tahan Volatilitas Global, Bank DBS dan Mandiri Investasi Dorong Diversifikasi Aset di Pasar Asia

oleh Stella Gracia
14 Agustus 2026 - 08:51

Bank DBS Indonesia & Mandiri Investasi rilis referral PDNI/KPD mata uang SGD untuk nasabah affluent & HNW, mencakup obligasi, saham,...

Rupiah Berpotensi Jaga Tren Positif di Tengah Kejatuhan USD

Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 15:20

Rupiah pasar spot anjlok ke Rp17.861/US$ pada 11 Agustus 2026. Penurunan IKK ke 116,8 dan krisis Selat Hormuz jadi pemicu...

Harga Emas Melesat, Pendapatan HRTA Melonjak 125% dan Laba Tembus Rp 700 Miliar

Putus Siklus Impor Berantai, Otoritas Keuangan Kanalkan 1.800 Ton Emas Pribadi Bentengi Rupiah

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 14:07

Fenomena 1.800 ton emas rumah tangga memicu pendarahan devisa akibat impor batangan. OJK, BI, dan BUMN resmi kanalisasi emas lewat...

Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

Membedah Potensi ETF Emas Syariah Sebagai Instrumen Baru Pasar Modal

oleh Sandy Romualdus
11 Agustus 2026 - 14:06

Ekonom INDEF A. Hakam Naja bedah potensi ETF Emas Syariah sebagai alternatif investasi pasar modal. Simak keuntungan, aspek halal MUI,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Perkuat Rantai Pasok, Pegadaian dan Antam Jalin Kerja Sama Jual Beli Logam Mulia

Perkuat Rantai Pasok, Pegadaian dan Antam Jalin Kerja Sama Jual Beli Logam Mulia

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance