• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Gencarkan Pendanaan, Total Emisi Obligasi dan Sukuk di BEI Tembus Rp67,84 Triliun

by Stella Gracia
26 Mei 2026 - 09:02
39
VIEWS
Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten
0
SHARES
39
VIEWS

Stabilitas.id — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan aktivitas penghimpunan dana korporasi melalui instrumen surat utang di pasar modal domestik bergerak semakin ekspansif. Otoritas bursa mencatat, akumulasi nilai penerbitan emisi obligasi dan sukuk sepanjang tahun berjalan (ytd) hingga akhir Mei 2026 telah menembus angka Rp67,84 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad memaparkan bahwa sepanjang periode perdagangan tanggal 18 hingga 22 Mei 2026, papan pencatatan bursa diramaikan oleh masuknya dua obligasi konvensional dan satu instrumen sukuk ijarah baru dari emiten strategis.

  • Baca juga: Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

“Tambahan tersebut menggenapkan akumulasi penerbitan obligasi dan sukuk sepanjang tahun buku 2026 menjadi total 62 emisi yang dirilis oleh 41 emiten dengan total nilai Rp67,84 triliun,” urai Kautsar dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (26/6/2026).

BERITA TERKAIT

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

Lindungi Investor: BEI Wajibkan Saldo Laba Positif di Papan Utama dan Hapus Batas Minimal Harga IPO

Tiga emiten besar di sektor energi dan logistik pelayaran menjadi motor utama penggerak emisi surat utang teranyar pada pekan ketiga Mei 2026:

1. PT TBS Energi Utama Tbk. (IDX: TOBA)

Pada Senin (18/5), emiten energi terintegrasi ini meresmikan pencatatan Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap III Tahun 2026 senilai Rp175 miliar. Surat utang ini mengantongi peringkat ketahanan keuangan idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dengan mempercayakan PT Bank Mega Tbk. bertindak sebagai wali amanat (trustee).

2. PT Energi Mega Persada Tbk. (IDX: ENRG)

Menyusul di hari Jumat (22/5), perusahaan hulu minyak dan gas bumi milik Grup Bakrie ini mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 dengan jumlah pokok yang lebih jumbo, yakni sebesar Rp500 miliar. Instrumen utang ENRG ini meraih peringkat idA+ (Single A Plus) dari Pefindo, dengan menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai wali amanat.

  • Baca juga: Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

3. PT Samudera Indonesia Tbk. (IDX: SMDR)

Di hari yang sama, raksasa logistik dan pelayaran nasional ini menerbitkan instrumen keuangan berbasis syariah lewat Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026 bernilai Rp700 miliar. Sukuk ini mendapatkan rating investasi idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dari Pefindo, dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mengawal sebagai wali amanat penjamin.

Tembus Rp569,01 Triliun

Dengan masuknya tiga emisi kakap tersebut, total kompilasi surat utang korporasi yang aktif dan tercatat di BEI saat ini bertengger di angka 697 emisi. Efek utang tersebut dikelola secara kolektif oleh 135 perusahaan tercatat.

Secara makro, total nilai sisa imbalan atau pokok utang yang belum jatuh tempo (outstanding value) dari 697 emisi korporasi tersebut mencapai Rp569,01 triliun ditambah denominasi valuta asing sebesar US$148,82 juta.

Di sisi lain, papan instrumen pendapatan tetap (fixed income) BEI masih didominasi kuat oleh portofolio Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan pemerintah. Hingga akhir Mei 2026, tercatat ada 188 seri SBN yang melantai di bursa dengan akumulasi nilai nominal yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp6.803,28 triliun dan US$352,10 juta.

Sementara itu, untuk instrumen keuangan terstruktur berupa Efek Beragun Aset (EBA), bursa mencatat sebanyak 7 emisi aktif dengan nilai kapitalisasi sebesar Rp3,67 triliun. Tingginya angka penyerapan pasar ini mencerminkan solidnya tingkat kepercayaan para manajer investasi domestik terhadap fundamental dan likuiditas iklim usaha di Indonesia. ***

  • Baca juga: Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

Postur Struktur Pasar Pendapatan Tetap (Fixed Income) BEI (Mei 2026)

Komponen Surat Berharga / Efek Jumlah Emisi / Seri Terdaftar Nilai Nominal Rupiah (IDR) Nilai Nominal Dolar (USD) Institusi Pengawas / Wali Amanat
Total Emisi YTD (2026) 62 Emisi (41 Emiten) Rp67,84 Teriliun – Pengawasan Pefindo / Multi-Bank
Pencatatan Baru (TOBA) Koridor Obligasi Konvensional Rp175,00 Miliar – Peringkat idA / Wali Amanat Bank Mega
Pencatatan Baru (ENRG) Koridor Obligasi Konvensional Rp500,00 Miliar – Peringkat idA+ / Wali Amanat Bank BRI
Pencatatan Baru (SMDR) Koridor Sukuk Ijarah Syariah Rp700,00 Miliar – Peringkat idA+(sy) / Wali Amanat BSI
Total Akumulasi Korporasi 697 Emisi (135 Emiten) Rp569,01 Triliun US$148,82 Juta Total Outstanding Pasar Modal
Surat Berharga Negara (SBN) 188 Seri Sovereign Bond Rp6.803,28 Triliun US$352,10 Juta Portofolio Utama Kemenkeu RI
Efek Beragun Aset (EBA) 7 Paket Emisi Struktural Rp3,67 Triliun – Instrumen Sekuritisasi Likuid

Tags: BEIBursa Efek IndonesiaEnergi Mega PersadaENRGKautsar Primadi NurahmadObligasi KorporasiOutstanding Surat UtangPefindoSamudera IndonesiaSMDRsukuk ijarahSurat Berharga NegaraTBS Energi UtamaTOBA
 
 
 
 
 
Previous Post

Pangkas 48 Anak Usaha, BP BUMN dan Danantara Rampingkan Struktur Telkom Group

Next Post

Perkuat Rantai Pasok, Pegadaian dan Antam Jalin Kerja Sama Jual Beli Logam Mulia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:53

Hans Kwee menilai bursa RI mustahil turun kelas ke Standalone Market di tengah pendapatan emiten kuartal II/2026 yang tumbuh 13,31...

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 11:34

MSCI mengusulkan penurunan status bursa saham Indonesia langsung ke Standalone Market akibat isu transparansi free float dan dugaan transaksi terkoordinasi....

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 10:33

Rupiah terperosok ke level Rp18.000 per dolar AS bersamaan dengan trading halt IHSG, Bank Indonesia gelar intervensi terpadu di pasar...

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 09:19

IHSG dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92 pada Jumat (16/10/2026), memicu penghentian sementara perdagangan BEI akibat sentimen usulan MSCI...

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 08:12

MSCI membuka konsultasi usulan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market yang diputuskan Juni 2027. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Perkuat Rantai Pasok, Pegadaian dan Antam Jalin Kerja Sama Jual Beli Logam Mulia

Perkuat Rantai Pasok, Pegadaian dan Antam Jalin Kerja Sama Jual Beli Logam Mulia

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance