• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Disetujui DPR, Sarjito Bidik Indonesia Jadi Penentu Harga Mineral dan Komoditas Dunia

oleh Sandy Romualdus
27 Agustus 2026 - 15:35
8
Dilihat
Disetujui DPR, Sarjito Bidik Indonesia Jadi Penentu Harga Mineral dan Komoditas Dunia
0
Bagikan
8
Dilihat

DPR RI menyetujui penetapan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK 2026-2031. Sarjito membawa visi menjadikan Indonesia penentu harga komoditas global.

Stabilitas.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyetujui penetapan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031.

  • Baca juga: Indeks Persepsi Risiko Terjaga di Level 57, Perbankan Nasional Waspadai Efek Suku Bunga Global

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Persetujuan ini menyusul laporan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang telah diselesaikan oleh Komisi XI DPR RI.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Frederic menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar pengujian terhadap Sarjito pada Senin (24/8/2026), yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan secara musyawarah mufakat di internal Komisi XI. Penugasan pengawasan BMKS ini merujuk pada hasil rapat konsultasi pengganti rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR tertanggal 18 Agustus 2026.

BERITA TERKAIT

Indeks Persepsi Risiko Terjaga di Level 57, Perbankan Nasional Waspadai Efek Suku Bunga Global

Sarjito Resmi Dilantik Jadi KE Pengawas BMKS, Bidik Status Price Maker Komoditas Global

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

Lengkapi Ekosistem, Gadai Elektronik Jakarta Resmi Kantongi Izin Nasional

“Komisi XI DPR RI secara musyawarah untuk mufakat menyetujui saudara Sarjito sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Dewan Komisioner OJK terpilih periode 2026–2031,” tegas Dolfie saat membacakan laporan Komisi XI.

  • Baca juga: Sarjito Resmi Dilantik Jadi KE Pengawas BMKS, Bidik Status Price Maker Komoditas Global

Laporan tersebut kemudian mintai pengesahan oleh pimpinan sidang. “Apakah laporan Komisi XI DPR RI mengenai hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK periode 2026–2031 dapat disetujui?” ujar Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, yang dijawab setuju oleh seluruh anggota dewan diiringi ketukan palu sidang.

Targetkan Indonesia Sebagai Penentu Harga Komoditas

Saat menjalani fit and proper test di Komisi XI, Sarjito menegaskan visinya untuk membangun BMKS yang terpercaya (trusted market), memiliki likuiditas dalam, dan kredibel di mata pelaku pasar internasional.

Menurutnya, posisi Indonesia sebagai salah satu produsen utama komoditas strategis dunia—seperti nikel dan timah—harus diimbangi dengan kedaulatan dalam pembentukan harga (price maker), bukan sekadar menjadi pengikut harga (price taker) yang ditentukan oleh bursa negara lain.

  • Baca juga: Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

“Bagaimana mungkin kita sebagai produsen atau penghasil timah dan nikel terbesar di dunia, tetapi harganya tidak ditentukan oleh negara kita sendiri melainkan ditentukan di negara lain,” ujar Sarjito dalam pemaparannya di Kompleks Parlemen, Senin (24/8/2026).

Sarjito menambahkan bahwa kunci utama untuk menarik minat pelaku pasar bertransaksi di dalam negeri adalah dengan menciptakan pasar yang transparan dan likuid, sehingga tercipta harga wajar yang dapat dijadikan acuan (benchmark) perdagangan global. ***

Tags: BMKSBursa Mineral dan Komoditas StrategisDewan Komisioner OJKDPR RIKebijakan Pasar ModalKomisi XINikelojkSarjitoTimah
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Dorong Efek Berganda Sektor Properti, BTN Tebar Promo KPR Bunga Mulai 2,75%

Selanjutnya

Belanja Negara Tembus Rp4.097,2 Triliun pada RAPBN 2027, Ini Asumsi Makronya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 15:52

Presiden Prabowo Subianto merombak susunan kabinet dengan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa per 14 September...

Kinerja SMF Semester I-2026: Laba Rp 391 Miliar, Pembiayaan Tembus Rp 14,09 Triliun, NPL Tetap 0%

Nakhoda Baru di Tubuh SMF: Manuver Purbaya Susun Ulang Barisan Direksi

oleh Stella Gracia
14 September 2026 - 14:47

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merombak susunan direksi PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dengan mengangkat Budi Susanto sebagai Direktur Utama...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

IHSG Sesi I Uji Ketahanan di Level 6.700, Saham Blue Chip Jadi Motor Penggerak

oleh Sandy Romualdus
14 September 2026 - 10:03

Update pasar modal Sesi I, 14 September 2026: IHSG uji resistance 6.700 ditopang blue chip. Pantau pergerakan Rupiah di Rp...

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

oleh Stella Gracia
11 September 2026 - 19:31

Bank Indonesia bersama negara anggota BRICS menyepakati penguatan transaksi mata uang lokal (LCT) dan konektivitas pembayaran lintas negara dalam pertemuan...

Geopolitik Timur Tengah Picu Volatilitas Global: Ruang Pelonggaran Moneter BI Kian Terbatas

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

oleh Stella Gracia
11 September 2026 - 12:56

Ulasan Pasar Manulife Agustus 2026 menyoroti penguatan pasar saham RI sebesar 4,64% dan pasar obligasi 2,12%, didorong disiplin fiskal dan...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

IHSG Menjelang Akhir Pekan Uji Resiliensi di Area 6.670, Teror Profit Taking Bayangi Perbankan dan Energi

oleh Sandy Romualdus
11 September 2026 - 07:06

Analisis pasar modal 11 September 2026: IHSG uji resiliensi di 6.670 menjelang akhir pekan, Rupiah stabil di Rp 17.585/USD, emas...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Nakhoda Baru di Tubuh SMF: Manuver Purbaya Susun Ulang Barisan Direksi

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Pacu Investasi Asing di Tengah Ketidakpastian, Pemerintah Akselerasi Operasional PFII pada 2026

Belanja Negara Tembus Rp4.097,2 Triliun pada RAPBN 2027, Ini Asumsi Makronya

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance